Ganti Hari Libur Nasional
Pemerintah terus mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, meski secara nasional jumlah kasus positif COVID-19 terus mengalami penurunan. Salah antisipasinya yaitu menggeser hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pemerintah secara resmi menggeser hari libur Maulid Nabi 2021, menjadi 20 Oktober 2021. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi munculnya kasus baru Covid-19. Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berubah, tetap 12 Rabiul Awal. Hanya, hari libur dalam rangka memperingatinya yang digeser.
Keputusan Menteri
Perubahan ini tertuang dalam Keputusan bersama Menag, Menaker, dan Menpan RB No 712, 1, dan 3 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB No 642, 4, dan 4 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.
Sebelumnya, perubahan juga dilakukan pada hari libur peringatan tahun baru Hijriyah. Tahun barunya tetap 1 Muharram 1443 H, bertepatan 10 Agustus 2021. Namun, hari libur dalam rangka memperingatinya digeser menjadi 11 Agustus 2021.
Perubahan juga terjadi terkait cuti bersama, dalam rangka Hari Raya Natal yang awalnya ditetapkan pada 24 Desember, akhirnya diputuskan untuk ditiadakan.

Berita Terbaru
6 Potret Dewi Yull dan Keempat Anaknya, Foto Bareng Anak Pertama Penuh Kenangan
Warganet Curhat Bayar Listrik Naik 2 Kali Lipat, PLN Tegaskan Tarif Tak Berubah
Mau Hisab di Akhirat Ringan? Ikuti Cara Sederhana Ustadz Adi Hidayat Ini
Jadwal Sholat Jember Hari Ini dan 30 Hari Kedepan, Pahami Perintah Sholat 5 Waktu
Polisi Tangkap Tiga Pemuda yang Diduga Hendak Tawuran di Kemayoran
Streaming Big Match Liga Inggris: Manchester United vs Manchester City di Vidio Akhir Pekan Ini
7 Beda Makeup Tiara Andini saat Manggung vs Sehari-Hari, Sama-Sama Cantik
Fokus : 10 Korban Tewas Tebing Longsor di Mojokerto Dimakamkan
Puncak Arus Balik di Bakauheni, Pemudik Diingatkan Jangan Beli Tiket di Pelabuhan
8 Cara Mengatasi Jetlag dan Lelah Setelah Perjalanan Mudik Jauh, Menarik Disimak
Fokus Pagi : Pikap Muatan BBM Terbakar di Sukabumi, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadi Salma di Sinetron Luka Cinta, Dinda Kirana Bicara soal Proses Observasi