Update iOS 18.4 bakal Bikin Cek Kode Verifikasi di Passwords App Lebih Gampang

Apple resmi merilis iOS 18.4 beta untuk pengguna publik, dan salah satu fitur kecil tapi berguna yang hadir adalah peningkatan pada aplikasi Passwords. Simak perubahan kecil yang membantu pada update iOS terbaru ini di sini!

oleh Dinda Ariyani Diperbarui 26 Feb 2025, 08:30 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 08:30 WIB
iOS 18
Fitur baru di iOS 18. (Doc: Apple)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Apple resmi merilis iOS 18.4 beta untuk pengguna publik, dan salah satu fitur kecil tapi berguna yang hadir adalah peningkatan pada aplikasi Passwords.

Mengutip 9to5mac, Rabu (26/2/2025), kini, pengguna bisa melihat hitungan mundur untuk kode verifikasi, jadi lebih mudah untuk mengetahui kapan kode akan kedaluwarsa dan diperbarui.

Saat membuka tab "Codes" di aplikasi Passwords, kamu bakal melihat lingkaran hijau kecil di pojok kanan atas. Lingkaran ini berfungsi sebagai timer yang menunjukkan sisa waktu sebelum kode verifikasi habis dan diperbarui.

Ketika lingkaran sudah terisi penuh, semua kode akan langsung di-reset, jadi kamu nggak perlu lagi khawatir salah memasukkan kode yang sudah tidak berlaku. Jika lingkaran sudah terisi penuh, semua kode yang ada bakal langsung di-reset.

Selain itu, fitur ini juga bisa ditemukan di tampilan detail setiap entri password yang memiliki kode verifikasi. Timer ini juga hadir di macOS Sequoia 15.4 dan bisa digunakan langsung di Passwords Menu Bar app.

Walaupun tergolong perubahan kecil, fitur ini cukup membantu dalam meningkatkan pengalaman pengguna, terutama dalam mengelola kode verifikasi tanpa harus menebak-nebak kapan kode akan kedaluwarsa.

Dengan visualisasi yang lebih jelas, proses login dengan autentikasi dua faktor jadi lebih praktis dan minim kesalahan.

 

Apple Rilis iOS 18.3.1: Update Penting untuk Keamanan iPhone

iOS 18
Fitur kustomisasi di iOS 18 bikin iPhone terlihat beda satu sama lain. (Liputan6.com/ Yuslianson)... Selengkapnya

Sebelumnya, Apple resmi merilis update iOS 18.3.1 untuk para pengguna iPhone. Update ini digulirkan hanya beberapa minggu setelah iOS 18.3 diluncurkan.

Dikutip dari CNET, Selasa (11/2/2025), update iOS 18.3.1 tidak banyak menawarkan fitur baru. Namun, lewat update ini, Apple fokus pada aspek keamanan.

 Perusahaan menyebutkan kalau iOS 18.3.1 hadir untuk menambah celah keamanan yang telah dieksploitasi. Karenanya, semua pengguna iPhone disarankan untuk segera mengunduh pembaruan ini.

Menurut Apple, celah keamanan yang diperbaiki lewat update iOS 18 ini kemungkinan telah digunakan untuk menyerang individu tertenApple resmi merilis iOS 18.3.1 dengan perbaikan celah keamanan yang dieksploitasi dalam serangantu. Meski belum tentu semua terdampak, update ini tetap penting untuk meningkatkan keamanan perangkat.

Selain itu, update iOS 18.3.1 ini membantu pengguna mendapatkan perlindungan lebih baik dari ancaman siber. Untuk mengunduhnya, pengguna tinggal membuka menu Settings, pilih General, ketuk Software Update dan Update Now.

Setelahnya, ikuti petunjuk di layar hingga seluruh proses update selesai. Tidak hanya menambah celah keamanan, update iOS ini tetap mempertahankan fitur USB Restricted Mode untuk meningkatkan keamanan data pengguna iPhone.

Fitur ini akan mencegah aksesoris USB terhubung ke iPhone jika perangkat telah terkunci selama satu jam. Fitur ini disebut cukup efektif mencegah peretas yang memanfaatkan port lightning untuk mengakses data di perangkat.

 

 

Pengguna iPhone Waspada, Malware Ini Bisa Baca Konten di Layar Kamu

iPhone 14 Series
Jajaran produk iPhone 14 Series yang tersedia di iBox Apple Premium Partner, Plaza Indonesia, Jakarta. (Liputan6/Dinda Charmelita Trias Maharani)... Selengkapnya

Di sisi lain, anncaman siber dalam bentuk malware atau software jahat yang digunakan oleh hacker kini semakin maju dan canggih.

Dalam sebuah pengembangan terbaru, para peneliti di Kaspersky menemukan malware SparkCat yang menyasar iOS.

Malware SparkCat ini ditemukan di aplikasi-aplikasi mencurigakan di iOS, yang mampu membaca konten screenshot di perangkat pengguna.

Menurut para peneliti, malware ini menggunakan Optical Character Recognition (OCR) untuk memindai screenshot, guna mendapat informasi sensitif.

Malware SparkCat ini menarget pemulihan dompet kripto, yang memungkinkan penyerang mencuri Bitcoin dan aset digital lainnya.

Mengutip Gizchina, Kamis (6/2/2025), ada beberapa aplikasi jahat yang terjangkiti malware SparkCat. Mulai dari ComeCome, WeTink, hingga AnyGPT.

Ketiga aplikasi ini mengandung sebuah modul jahat yang memanfaatkan plug-in OCR ML Kit milik Google untuk menganalisis gambar.

Jika tangkapan layar yang terkait dengan dompet kripto terdeteksi, malware tersebut mengirim data ke server yang dikendalikan penyerang.

SparkCat pun disebut sudah aktif sejak Maret 2024 dan kini meluas ke serangan berbasis Android dan PC, seperti yang ditemukan pada iOS dan iPhone di tahun 2023.

 
Infografis Keuntungan iPhone terhadap Apple (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Keuntungan iPhone terhadap Apple (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya