Liputan6.com, Jakarta - Akibat gangguan yang dialami oleh Pembangkit Listrik tenaga Gas (PLTG) Siantan, provinsi Kalimantan Barat saat ini mengalami defisit listrik sebesar 15 Mega Watt (MW).
Direktur Operasi Indonesia Bagian Timur PT PLN (Persero), Vickner Sinaga mengatakan, kebutuhan listrik di Kalimantan Barat mencapai 231 (MW) saat dalam beban puncak. Sedang kemampuan pasokan PLN hanya sebesar 216 MW.
"Tadi malam saat beban puncak hanya bisa dipenuhi 216 MW saja, defisitnya industri 7 MW pelanggan umum, 8 MW industri jadi total 15 MW," kata Vickner, saat melakukan pengecekan kesiapan PLN menghadapi lebaran, di Gardu Induk Gandul Depok, Jumat (25/7/2014).
Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh kebutuhan listrik yang terus meningkat sementara tidak ada pasokan listrik baru di wilayah tersebut, selain itu juga terjadi perbaikan pada PLTG berkapasitas 30 MW.
" Mesin kami sedang pemeliharaan. Ada PLTG kami 30 MW, agak lama bisa sampai tiga bulan perbaikannya," tutur Vickner.
Untuk mengatasi hal tersebut PLN akan menyewaPLTD dengan kapasitas 2 MW sampai 3 MW. Vicner pun menghimbau kepada masyarakat wilayah Kalimantan Barat untuk melakukan penghemantan listrik.
"seandainya bisa hemat 5 persen tidak defisit, untuk operasional di lapang akan disesuaikan. Kalau 5 persen masing-masing pemakaian 10 watt, dua lampu," pungkasnya. (Pew/Gdn)
Kalimantan Barat Mengalami Krisis Listrik
Dengan matikan dua lampu saja saat beban puncak maka akan membantu penghematan listrik.
Diperbarui 25 Jul 2014, 16:02 WIBDiterbitkan 25 Jul 2014, 16:02 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
10 Cara Melunasi Hutang dengan Cepat, Ini Strategi Efektifnya
Kisah Nu’aiman bin Amr Sahabat Nabi yang Dikenal Lucu, Pernah 'Jual' Temannya
Terinspirasi Cyberster, Generasi Terbaru MG 4 EV Lebih Kencang dan Canggih
Cara Melihat Sandi Akun Google di HP Sendiri, Mudah Dilakukan
Rieke Diah PDIP: Mendag Harus Segera Respons Perang Dagang Trump
Usai Badai PHK, Tarif Impor Trump Ancam Kelanjutan Industri Tekstil
Startup Fore Coffee bakal IPO, Siap Ekspansi Besar di Pasar Kopi Premium Indonesia
VIDEO: Tak Dikasih THR, Preman Ngamuk Sambil Bawa Senjata
Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 27 Orang, Sekitar 100 Warga Palestina Meninggal Hari Kamis
4 Objek Wisata Tahura Raden Soerjo Tutup Sementara Usai Longsor Jalur Pacet-Cangar
Hari Lahir Persandian Nasional, Jadi Landasan Lahirnya BSSN
Manchester United Bidik Pemain Muda Prancis untuk Atasi Problem Lini Serang Musim Depan