Liputan6.com, Jakarta- Pemerintah akan merealokasi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk merealisasikan program-program prioritas pada Kementerian dan Lembaga (K/L). K/L diminta meningkatkan penyerapan belanja modal tahun depan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dari pantauan Liputan6.com, Jakarta, Selasa (16/12/2014), pemerintah telah menggelar rapat koordinasi revisi APBN 2015 selama tiga jam. Rapat tersebut membahas mengenai penghematan subsidi BBM dan pengalihannya terhadap program prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah masih menyusun APBN Perubahan tahun anggaran 2015 yang fokus merealokasikan subsidi BBM dari non produktif ke sektor produktif.
"Sektor produktifnya untuk membangun infrastruktur pertanian, pekerjaan umum, perhubungan, energi, kelautan yang akan mendapat prioritas di APBN-P 2015," ujar dia usai Rakor Revisi APBN 2015 di kantornya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku, pemerintah memperoleh tambahan ruang fiskal dari kenaikan harga BBM subsidi dan penerimaan negara. Anggaran tersebut akan digunakan untuk proyek prioritas Presiden.
"Makanya kita diskusikan dengan menteri-menteri karena harus mendalam. Karena pengalaman pemerintah dalam penyerapan belanja modal sangat kurang dari 80 persen," terangnya.
Padahal, lanjut dia, beberapa K/L akan mengantongi anggaran tambahan di APBN-P 2015 pada pos belanja modal sehingga bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi tahun depan.
"Tahun depan kondisinya sangat berat, maka dari itu kita akan bertumpu pada investasi pemerintah. Jadi penyerapan belanja modal harus lebih baik dari sebelumnya," tegas dia.
Kendala dalam realisasi belanja modal, tambah Bambang, pengadaan proyek, lahan dan kemampuan kontraktor dalam negeri untuk menggarap proyek-proyek pemerintah. Dalam membangun proyek, pemerintah membutuhkan pihak ketiga atau kontraktor sebagai pelaksana.
"Kalau mau bikin irigasi pertanian, butuh kontraktor atau pihak ketiga. Nah apakah sanggup kontraktor benar-benar seperti yang diharapkan supaya belanja lebih produktif dan efektif," pungkas dia. (Fik/Ndw)
  Â
Uang Hasil Kenaikan BBM Dialihkan ke Program Prioritas Jokowi
Pemerintah akan merealokasi anggaran subsidi BBM untuk merealisasikan program-program prioritas Jokowi.
Diperbarui 16 Des 2014, 14:22 WIBDiterbitkan 16 Des 2014, 14:22 WIB
Pemerintahan Jokowi mendapat tanggungjawab untuk meneruskan proyek-proyek yang telah direncanakan pemerintahan SBY.... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Diskon Tarif Tol Berlaku Lagi, Cek Kembali Saldo e-Toll sebelum Jalani Arus Balik
Cara Membersihkan Panci Bekas Lemak Daging, Cukup dengan Bahan Sederhana di Rumah
Kaya Vitamin dan Mineral, Ini Manfaat Srikaya untuk Kesehatan Tubuh
YouTube Shorts Punya Fitur Editor Baru, Makin Siap Saingi TikTok?
Donasi Kripto Diramal Sentuh Rp 41 Triliun di 2025
Harga Emas Antam Longsor Parah Hari Ini, Cek Rinciannya!
Bandung Zoo Kembali Dikelola Taman Safari Indonesia, Bakal Ada Perubahan Apa?
Cara Mudah Cek Bansos PKH April 2025 dan Besarannya
Top 3 Berita Bola: Megawati Bantu Red Sparks Comeback, Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan di Piala Asia
S&P 500 hingga Dow Jones Anjlok Parah, Penurunan Terbesar sejak Pandemi Covid-19
Ridwan Kamil Bantah Klaim Lisa Mariana Soal Punya Anak, Siap Tempuh Jalur Hukum
Kembalikan Berat Badan Seperti Semula Setelah Libur Lebaran, Begini Caranya