Kejar Waktu, Sumpah WNI Eliano Reijnders dan Mees Hilgers Bakal Digelar di Belanda

Pengambil sumpah WNI untuk dua calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, rencananya akan dilakukan di Belanda. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

oleh Theresia Melinda Indrasari diperbarui 19 Sep 2024, 19:00 WIB
Diterbitkan 19 Sep 2024, 19:00 WIB
Eliano Reijnders.
Eliano Reijnders bersama Mees Hilgers tengah menjalani proses naturalisasi agar bisa membela Timnas Indonesia. Rencananya pengambilam sumpah WNI untuk kedua pemain bakal dilakukan di Belanda. (Bola.com/Dok.Instagram Eliano Reijnders).

Liputan6.com, Jakarta - Pengambil sumpah WNI untuk dua calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, rencananya akan dilakukan di Belanda.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyiratkan langkah tersebut diambil dengan alasan efisiensi waktu, mengingat Reijnders dan Mees Hilgers secepatnya diharapkan bisa menjadi amunisi tambahan skuad Garuda di putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Sekadar informasi, tim racikan Shin Tae-ying sebelumnya sudah melewati dua pertandingan pertama grup C melawan Arab Saudi dan Australia. Seuruh laga berakhir imbang, sehingga pasukan Merah Putih saat ini mengantongi 2 poin di urutan 4 klasemen sementara. 

Timnas Indonesia selanjutnya bakal menjajal partai tandang kontra Bahrain dan China bulan depan. Setelah itu, pasukan Merah Putih kembali ke kandang pada November untuk menjamu Jepang dan Arab Saudi. 

Dengan padatnya jadwal serta pentingnya agenda,  Eliano dan Mees, diputuskan mengambil sumpah di Belanda. Hal itu menimbang status duo penggawa yang merupakan pemain kunci di klub masing-masing, sehingga tak bisa sewaktu-waktu diminta meninggalkan tim. 

Jika menunggu jeda internasional, PSSI baru bakal menyelesaikan naturalisasi Eliano dan Mees pada Oktober 2024. Akibatnya, mereka berpeluang besar tidak bisa didaftarkan untuk duel Timnas Indonesia kontra Bahrain dan China. 

"Ada fleksibilitas pengambilan sumpah, baik itu di dalam maupun luar negeri. Semuanya masih sesuai aturan dari pemerintah," ujar Ketum PSSI Erick Thohir selepas pertemuan dengan Menkham Supratman Andi Agtas di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Kamis (19/9/2024) pagi WIB, seperti dinukil dari Antara.

"Pada bulan ini sudah tidak ada FIFA Matchday. Oleh sebab itu, kami pun harus mencari cara (untuk pengucapan sumpah) dan menghormati klub tempat mereka bermain," sambungnya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Tidak Ada Keistimewaan

Mees Hilgers
Aksi bek tengah keturunan Indonesia milik FC Twente, Mees Hilgers (paling kiri) di laga leg pertama Kualifikasi Ketiga UEFA Conference League melawan Cukaricki pada 6 Agustus 2022 lalu. (Dok. Instagram Mees Hilgers)

Terlepas dari rencana tersebut, Ketum PSSI Erick Thohir memastikan tidak perlakuan spesial bagi Eliano dan Mees terkait pengambilan sumpah WNI. 

Meski agenda tersebut dihelat di Belanda, berbeda dengan pemain-pemain sebelumnya yang mengambil sumpah di Jakarta, Erick Thohir mengeklaim hal ini sudah pernah terjadi dan masih sesuai hukum Indonesia serta FIFA. 

"Sudah ada beberapa orang yang juga mengangkat sumpah di negara lain. Jadi bukan sesuatu yang spesial," ucap Erick. "Kami menghormati hukum Indonesia dan hukum FIFA," tegas dia.


Didukung Kemenkumham

Foto: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir Bertemu dengan Menkumham, Program Naturalisasi Timnas Indonesia Didukung Penuh
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berjabat tangan dengan Menkumham, Supratman Andi Agtas setelah pertemuan mereka mengenai program naturalisasi pada acara yang berlangsung di kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (19/09/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia melalui Menteri Supratman Andi Agtas juga telah menyatakan dukungan terhadap PSSI dalam misinya meloloskan ke putaran final Piala Dunia 2026.

Adapun bentuk dukungan yang diberikan salah satunya ialah terkait program naturalisasi, dengan langkah ini diharapkan dapat mendorong terangkatnya nama baik Indonesia di kancah interasional, khususnya dalam ranah sepak bola. 

"Mudah-mudahan dengan dukungan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM, terutama terkait dengan naturalisasi ini, akan bisa memberikan kontribusi nyata dalam upaya meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026," ujar Supratman, dinukil dari situs resmi PSSI.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya