Kabur usai Diganti, Bos Manchester United Bakal Omeli Alejandro Garnacho?

Situasi menarik terjadi di Old Trafford saat Ruben Amorim membuat keputusan taktis pada laga melawan Ipswich Town, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB, yang memicu respons emosional dari Alejandro Garnacho.

oleh Rahmat Fathurahman Diperbarui 28 Feb 2025, 05:00 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2025, 05:00 WIB
Ruben Amorim
Manajer Manchester United (MU), Ruben Amorim. (Darren Staples / AFP)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Situasi menarik terjadi di Old Trafford saat Ruben Amorim membuat keputusan taktis  pada laga melawan Ipswich Town, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB, yang memicu respons emosional dari Alejandro Garnacho. 

Pelatih Manchester United ini mengonfirmasi akan berbicara dengan sang penyerang mengenai sikapnya yang langsung menuju terowongan setelah diganti.

Insiden tersebut terjadi di penghujung babak pertama ketika Amorim terpaksa melakukan penyesuaian taktis menyusul kartu merah yang diterima Patrick Dorgu. Garnacho ditarik keluar dan digantikan oleh Noussair Mazraoui untuk menyeimbangkan formasi tim.

Namun, keputusan ini tidak diterima dengan baik oleh pemain berusia 20 tahun tersebut. Alih-alih bergabung dengan rekan-rekannya di bangku cadangan, Garnacho terlihat frustrasi dan langsung menuju terowongan pemain.

Sikap ini tentu menarik perhatian dan menjadi sorotan tersendiri di tengah masa transisi Manchester United di bawah arahan pelatih Portugal. Amorim, yang dikenal dengan pendekatan disiplin dan komunikasi terbuka, kini menghadapi tantangan mengelola emosi salah satu talenta muda paling berharga di skuadnya.

Pertemuan antara Amorim dan Garnacho diharapkan dapat menjernihkan situasi dan memastikan keharmonisan tim tetap terjaga di tengah tekanan kompetisi yang semakin meningkat.

Keputusan Taktis Pelatih Manchester United

Alejandro Garnacho
Gelandang Manchester United asal Argentina #17, Alejandro Garnacho, bereaksi selama pertandingan Liga Eropa UEFA antara Manchester United dan Glasgow Rangers di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (24-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)... Selengkapnya

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Ruben Amorim memberikan penjelasan mengenai keputusannya menarik keluar Alejandro Garnacho yang berujung pada respons emosional sang pemain.

"Mungkin cuacanya dingin, basah, dan hujan?" canda Amorim. "Masalahnya, kami lebih banyak bermain dengan formasi 5-3-1, lalu kami melakukan pergantian pemain. Kami harus memilih seseorang untuk keluar. Saya juga harus memikirkan bola mati, maka Garnacho pilihan saya," sambung Amorim lebih serius.

Pelatih asal Portugal tersebut tampak tenang menghadapi situasi ini, meski insiden Garnacho yang langsung menuju terowongan menjadi sorotan tersendiri. Amorim memastikan bahwa ia akan menangani masalah ini secara internal dengan melakukan pembicaraan langsung dengan sang pemain.

Ketika ditanya tentang perbandingan dengan kasus Marcus Rashford sebelumnya, Amorim menjawab diplomatis. "Anda membandingkan dengan Rashford? Saya akan berbicara dengan Garnacho tentang ini. Anda bisa tanyakan lagi pada konferensi pers berikutnya," tambahnya.

Masa Depan Alejandro Garnacho di Old Trafford Tidak Pasti

Alejandro Garnacho
Winger kiri Man Utd Alejandro Garnacho begitu kesal gagal manfaatkan peluang cetak gol ke gawang Crystal Palace pada pekan kelima Liga Inggris (AP)... Selengkapnya

Ketegangan antara Alejandro Garnacho dan Manchester United tampaknya kian memanas. Pasca-pertandingan melawan Ipswich Town, sang pemain langsung mengunggah foto dirinya dengan ekspresi kecewa di story Instagram, mengindikasikan ketidakpuasan yang semakin dalam.

Situasi ini terjadi di tengah maraknya rumor transfer yang mengaitkan pemain berusia 20 tahun tersebut dengan kepindahan dari Old Trafford. Beberapa klub papan atas seperti Napoli dan Chelsea dikabarkan sudah menaruh minat serius pada jasa penyerang bertalenta Argentina ini.

Meski Garnacho terikat kontrak hingga 2028, MU diyakini akan mempertimbangkan tawaran serius untuk sang pemain pada bursa transfer musim panas. Statusnya sebagai binaan akademi membuat nilai jualnya menarik bagi klub-klub Liga Premier.

 

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya