Liputan6.com, Jakarta - Dalam duel sengit yang layaknya laga final, Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Dia menyamai dua rekor gol Liga Premier yang sebelumnya dipegang Ruud van Nistelrooy dan Harry Kane.
Sang striker Norwegia menjadi pahlawan kemenangan 1-0 Manchester City atas Tottenham Hotspur, Kamis (27/2/2025) dini hari WIBÂ dengan mencetak satu-satunya gol yang tercipta.
Baca Juga
Haaland sempat diragukan tampil karena cedera yang membuatnya absen dalam dua pertandingan terakhir melawan Real Madrid dan Liverpool. Namun, seperti seorang atlet yang kembali dari masa pemulihan dan siap bertanding di laga besar, ia sukses melewati tes kebugaran di menit-menit terakhir dan langsung kembali ke starting XI Pep Guardiola.
Advertisement
Dengan naluri tajam seorang predator di kotak penalti, striker bernomor punggung 9 ini hanya membutuhkan 12 menit untuk mencetak gol pembuka sekaligus penentu kemenangan dalam pertandingan tersebut.
Proses golnya berawal dari aksi impresif Jeremy Doku, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan. Dia memberikan umpan yang sempat membentur mantan pemain City, Pedro Porro, sebelum bola mengarah ke kotak penalti. Di momen yang seperti latihan penyelesaian akhir, Erling Haaland langsung menyambar bola dengan tembakan terarah ke sudut bawah gawang, membuat kiper tak berkutik.
Haaland sempat mengira dirinya telah mencetak brace setelah kembali menjebol gawang Tottenham di masa cedera, namun gol tersebut dianulir karena handball dalam proses terciptanya. VAR pun mengkonfirmasi keputusan wasit.
Meski begitu, Manchester City tetap mampu menjaga keunggulan dan mengamankan tiga poin krusial. Kemenangan ini membuat mereka kembali menyalip Chelsea dan menembus empat besar, kini unggul satu poin dari The Blues yang turun ke peringkat kelima.
Selain itu, City kini hanya terpaut satu poin dari Nottingham Forest di posisi ketiga, yang sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Arsenal, tim yang masih berusaha mengejar posisi puncak klasemen.
Pemain Andalan Manchester City
Haaland terus menunjukkan ketajamannya di depan gawang, mencetak gol ke-20 di Liga Premier musim ini, menjadikannya sebagai pemain kedua setelah legenda Manchester United Ruud van Nistelrooy dengan mencetak minimal 20 gol dalam tiga musim pertamanya di kompetisi.Â
Striker berusia 24 tahun ini juga mencatatkan rekor impresif lainnya, menjadi pemain kedua setelah mantan bomber Tottenham, Harry Kane, yang mampu mencetak 10 gol atau lebih di laga kandang dan tandang dalam tiga musim berturut-turut.
Ketika diminta komentarnya tentang rekor golnya musim ini, Haaland tetap fokus pada tujuan utama tim. "Tentu saja, senang mendengar itu sekarang, tetapi saat Anda sedang bertanding, Anda tidak terlalu memikirkannya. Fokus utama saya adalah membantu tim menang. Saya tahu itu terdengar klise, tetapi memang begitu. Kemenangan tim adalah hal yang paling penting," tandasnya.
Advertisement
Erling Haaland Fokus Laga Selanjutnya
"Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Tiga poin ini seperti kemenangan di ronde penting, sesuai dengan yang kami targetkan."
"Jeremy tampil luar biasa, seharusnya ia bisa mencatatkan lebih banyak assist. Gol tadi seperti umpan sempurna dari rekan setim, dan saya senang bisa menyelesaikannya dengan baik," ujar Haaland.
Haaland juga menyoroti dinamika permainan. "Membaca situasi dan timing untuk menerima bola bukanlah hal yang mudah, tapi kami memanfaatkan peluang, termasuk sedikit keberuntungan dari defleksi lawan," tambahnya.
Kini, Manchester City mengalihkan fokus mereka ke laga berikutnya. Mereka akan menghadapi Plymouth Argyle di Stadion Etihad dalam ajang Piala FA akhir pekan ini. Namun, masih belum pasti apakah Haaland, yang telah mencetak 28 gol dalam 36 pertandingan musim ini, akan diturunkan di pertandingan tersebut atau diistirahatkan sebagai bentuk rotasi skuad.
