Deretan Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh Jika Anda Berhenti Makan Buah dan Sayur

Rupanya ada beberapa hal yang dapat Anda alami jika memilih untuk tak mengonsumsi sayur dan buah-buahan sama sekali.

oleh Camelia diperbarui 18 Des 2020, 10:01 WIB
Diterbitkan 18 Des 2020, 10:01 WIB
Ilustrasi Sayuran
Ilustrasi sayuran (dok. Pixabay.com/ikon/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta Sayur dan buah merupan asupan makanan yang sangat penting bagi tubuh. Kandungan gizi pada sayur dan buah dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Namun sayangnya tak sedikit orang yang tak menyadari hal tersebut dan tak pernah memilih sayur serta buah ke dalam menu makanan mereka setiap hari.

 

Padahal ada banyak kandungan dalam sayuran dan buah-buahan yang tidak dapat ditemukan di makanan lain, dan jika Anda mengabaikannya Anda mungkin akan mengalami berbagai masalah kesehatan.

Ya, rupanya ada beberapa hal yang dapat Anda alami jika memilih untuk tak mengonsumsi sayur dan buah-buahan sama sekali. Dikutip dari Brightside, berikut ulasannya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Mengalami Gangguan Penglihatan di Malam Hari

Ilustrasi mata.
Ilustrasi mata. (dok. Blender Timer/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Untuk melihat obyek dalam kegelapan, mata kita membutuhkan vitamin A yang dapat ditemukan dalam retinol dan beta-karoten. Retinol dapat ditemukan dalam hati ikan kod, minyak ikan, dan telur, tetapi sangat beracun jika Anda memilikinya terlalu banyak. Namun makan sayuran dan buah-buahan sangat aman untuk mendapatkan asupan beta-karoten tinggi sekalipun.


Bau Tubuh Tidak Sedap

Bau Tubuh yang Tidak Sedap
Ilustrasi Bau Tubuh yang Tidak Sedap Credit: pexels.com/pixabay

Tak hanya genetika, makanan yang Anda konsumsi juga sangat mempengaruhi bau badan. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang makan sayur dan buah memiliki bau badan yang lebih sedap, meski mereka sudah lama tidak menggunakan sabun atau deodoran.


Menyebabkan Depresi

Depresi
Ilustrasi Depresi Credit: pexels.com/pixabay

Usus dan otak kita terhubung sangat erat, klaim para ilmuwan. Pola makan yang seimbang tidak hanya memengaruhi bentuk tubuh, tetapi juga penting untuk kesehatan mental kita. Banyak penelitian menyatakan ketika kita menolak makan sayuran dan buah-buahan, kita mungkin memiliki risiko depresi yang lebih tinggi.


Tekanan Darah Naik

Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay
Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay

Menurut penelitian orang yang sedikit atau tidak mengonsumsi buah dan sayuran, memiliki risiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi dibandingkan dengan mereka yang memakannya secara rutin setiap hari.

Dokter sangat menganjurkan, bagi mereka yang memiliki tekanan tinggi, untuk tetap berpegang pada pola makan yang mengandung banyak buah dan sayur.


Masalah Pencernaan

Mengganggu Sistem Pencernaan
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay

Sayuran dan buah-buahan terkenal sebagai sumber serat yang dapat membantu memperlancar pencernaan. Mengonsumsi serat dalam jumlah rendah dianggap sebagai salah satu alasan utama orang mengalami sembelit. Ahli diet memulai daftar rekomendasi mereka untuk orang-orang yang memiliki pencernaan lamban untuk mulai makan sayuran dan buah secara rutin.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya