Bacaan Doa Makan Hindu dan Kumpulan Doa Sehari-hari Lainnya

Mulai dari doa makan Hindu sampai doa sehari-hari, lengkap dengan mantra, arti, dan filosofinya untuk mendekatkan diri pada Hyang Widhi.

oleh Mabruri Pudyas Salim Diperbarui 26 Mar 2025, 22:00 WIB
Diterbitkan 26 Mar 2025, 22:00 WIB
Berlangsung Khusyuk, Masyarakat Hindu Bali Peringati Hari Raya Galungan
Seorang wanita Bali berdoa di sebuah pura untuk merayakan Galungan di Denpasar, Bali, pada tanggal 25 September 2024. (SONNY TUMBELAKA/AFP)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Dalam kehidupan sehari-hari, umat Hindu selalu diajarkan untuk memanjatkan doa atau mantra (mantram) sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan kepada Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa). Mantra-mantra ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ungkapan bakti dan penghormatan yang mendalam. Salah satu contoh yang paling umum adalah doa makan Hindu, yang diucapkan sebelum dan sesudah makan sebagai wujud syukur atas karunia makanan.

Mengucapkan doa sebelum memulai aktivitas, termasuk makan, merupakan tradisi penting dalam agama Hindu. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan hendaknya diiringi dengan permohonan bimbingan dan restu dari Hyang Widhi. Dengan demikian, segala aktivitas akan berjalan lancar dan membawa kebaikan. Doa sebelum dan sesudah makan khususnya, merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan.

Kata 'OM' yang selalu mengawali setiap doa Hindu memiliki makna yang sangat sakral. OM dianggap sebagai lambang dari Tuhan Yang Maha Esa, manifestasi dari alam semesta, dan sumber dari segala sesuatu. Penggunaan 'OM' dalam doa makan Hindu dan doa lainnya menunjukkan penghormatan dan pengakuan akan kebesaran Hyang Widhi sebagai sumber segala karunia, termasuk makanan yang dikonsumsi.

Simak pembahasan selengkapnya tentang doa makan dan doa sehari-hari dalam agama Hindu, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (26/3/2025).

Makna dan Filosofi Doa dalam Agama Hindu

Dalam ajaran Hindu, doa atau mantram bukan sekadar ritual belaka, melainkan sarana untuk berkomunikasi dengan Hyang Widhi dan mendekatkan diri kepada-Nya. Mantram mengandung energi spiritual yang dapat memberikan ketenangan batin, kekuatan, dan bimbingan dalam menjalani kehidupan.

Melalui doa, umat Hindu mengungkapkan rasa syukur, permohonan, dan persembahan kepada Hyang Widhi. Doa juga berfungsi sebagai media untuk memohon perlindungan, kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan dalam segala hal. Dengan mengucapkan doa, umat Hindu berharap dapat selalu berada dalam lindungan dan ridho Hyang Widhi.

Fungsi doa dalam agama Hindu sangatlah luas, mulai dari memohon berkah untuk kehidupan sehari-hari hingga mencapai pencerahan spiritual. Doa juga menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai upacara keagamaan, seperti yadnya (persembahan suci) dan puja (pemujaan).

Wijaksara OM, sebagai awalan setiap doa Hindu, memiliki filosofi yang mendalam. OM melambangkan kesatuan antara Brahman (Tuhan Yang Maha Esa), Atman (jiwa individu), dan alam semesta. Dengan mengucapkan OM, umat Hindu berharap dapat menyatu dengan energi universal dan merasakan kehadiran Hyang Widhi dalam setiap aspek kehidupan.

Doa Makan Hindu yang Lengkap

Khusyuk Peringatan Hari Raya Galungan di Bali
Saat Hari Raya Galungan umat Hindu akan memasang Penjor di tepi jalan setiap rumahnya yang merupakan aturan kehadapan Bhatara Mahadewa. (SONNY TUMBELAKA/AFP)... Selengkapnya

Doa makan Hindu terdiri dari beberapa bagian, yaitu doa sebelum makan, doa saat memulai makan, dan doa sesudah makan. Masing-masing doa memiliki mantra dan makna yang berbeda, namun semuanya bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur dan penghormatan kepada Hyang Widhi.

Sebelum membahas doa makan Hindu secara detail, penting untuk diingat bahwa terdapat berbagai variasi mantra dan interpretasi di berbagai daerah dan aliran kepercayaan Hindu. Oleh karena itu, sebaiknya mempelajari doa-doa ini dari sumber yang terpercaya dan sesuai dengan tradisi keluarga atau kelompok masing-masing. Berikut beberapa contoh doa makan Hindu yang umum digunakan:

Doa Yadnya Sesa (Ngejot/Mesaiban) sebelum makan

Yadnya Sesa merupakan persembahan kecil sebelum makan, ditujukan kepada Sarva Bhuta (semua makhluk) sebagai bentuk penghormatan dan permohonan agar terhindar dari gangguan energi negatif.

Mantram: OM Sarva bhuta sukha pretebhyah svaha

Artinya: Ya Hyang Widhi, hamba persembahkan sedikit makanan ini kepada semua makhluk agar tidak mengganggu kehidupan hamba.

Yadnya Sesa biasanya dilakukan di dapur, di dekat kompor, talenan, atau tempat beras. Beberapa butir nasi disisihkan sebagai persembahan sebelum memulai makan.

Doa Sebelum Makan dalam Hindu

Doa ini diucapkan sebelum memulai makan sebagai permohonan agar makanan yang dikonsumsi menjadi sumber energi yang suci dan bermanfaat bagi tubuh dan jiwa.

Mantram: OM Ang kang kasolkaya Isana ya namah, svasti-svasti sarva deva bhuta sukha, pradhana purusa sang yago ya namah

Artinya: Ya Hyang Widhi, yang bergelar Isana, hamba persembahkan seluruh makanan ini kehadapan-Mu, semoga semua mahluk berbahagia.

Mengucapkan doa sebelum makan merupakan wujud rasa syukur dan penghormatan atas karunia makanan yang diberikan Hyang Widhi. Hal ini juga membantu menciptakan suasana makan yang tenang dan penuh berkah.

Doa Mulai Makan dalam Hindu

Setelah mengucapkan doa sebelum makan, doa ini diucapkan sebelum mulai menyantap makanan.

Mantram: OM Anugraha amertadi sanjivani ya namah svaha

Artinya: Ya Hyang Widhi, semoga makanan ini menjadi penghidupan hamba lahir batin yang suci.

Doa ini memohon agar makanan yang dikonsumsi menjadi sumber energi yang suci dan bermanfaat bagi tubuh dan jiwa, bukan hanya sekedar untuk mengisi perut.

Doa Selesai Makan dalam Hindu

Doa ini diucapkan setelah selesai makan sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia makanan yang telah diterima.

Mantram:  OM Dhirghahayur astu, avighnam astu subham astu OM Sriyam Bhavantu, sukham bavantu, purnam bhavantu, ksama sampurna ya namah svaha. 

Artinya: Ya Hyang Widhi, semoga makanan yang telah masuk ke badan hamba memberi kekuatan, keselamatan, panjang umur, dan tak kena halangan apapun.

Ada juga mantra alternatif: OM Anapate annasya do dehyanmi vasya susminah, Pra-pra dataram taris urjam no dhehi dvipade catuspade.

Artinya: Ya Hyang Widhi, Engkau penguasa makanan, anugrahkanlah makanan ini memberikan kekuatan, menjauhkan dari penyakit. Selajutnya bimbinglah kami, anugrahkanlah kekuatan kepada mahluk berkaki empat dan dua.

Mengucapkan doa sesudah makan merupakan wujud rasa syukur atas kenikmatan dan manfaat yang telah diterima dari makanan tersebut. Hal ini juga mengajarkan pentingnya menghargai makanan dan tidak membuangnya sia-sia.

Doa Sehari-hari dalam Kehidupan Pagi Hari

Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas meresmikan pura Hindu pertama di Belanda pada Sabtu (30/11/2024). (Dok. KBRI Den Haag)
Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas meresmikan pura Hindu pertama di Belanda pada Sabtu (30/11/2024). (Dok. KBRI Den Haag)... Selengkapnya

Selain doa makan Hindu, terdapat berbagai doa lain yang diucapkan umat Hindu dalam aktivitas sehari-hari, terutama di pagi hari. Doa-doa ini bertujuan untuk memohon berkah, perlindungan, dan bimbingan Hyang Widhi dalam menjalani aktivitas sepanjang hari.

Berikut beberapa contoh doa yang umum diucapkan di pagi hari:

Doa Bangun Pagi

Mantram: OM Jagrasca Prabhata Kalasca Ya Namah Swaha

Artinya: Ya Hyang Widhi, hamba memuja-Mu karena hamba telah bangun pagi dalam keadaan selamat.

Doa untuk Aktivitas Mandi Pagi

  • Doa mencuci muka: OM Cam Camani Ya Namah Swaha, OM Waktra Parisudaha Ya Namah Swaha (Ya Hyang Widhi, semoga wajah hamba menjadi bersih dan suci)
  • Doa berkumur: OM Jang jihwaya ya namah atau OM Ang Waktra Parisudhamam Swaha (Ya Hyang Widhi, semoga mulut hamba bersih)
  • Doa menggosok gigi: OM Rahphat Astraya Namah, OM Sri Dewi Bhatrimsa Yogini Namah (Ya Hyang Widhi, hamba memuja Dewi Sri, Bhatari Yogini, semoga gigi hamba menjadi bersih)
  • Doa membersihkan kaki: OM Am Kham Khasolkhaya Iswaraya Namah Swaha (Ya Hyang Widhi, semoga kaki hamba menjadi bersih)
  • Doa mandi lengkap: OM Idamapah pra vahata yatkim ca duritam mayi, yadvaham abhidudroha yadva sepa utanrtam (Ya Hyang Widhi, dosa apapun yang terdapat pada diri kami, dan kejahatan apapun yang telah kami lakukan, demikian pula kebohongan dan kata-kata keliru yang telah kami ucapkan, semogalah dengan air yang disucikan ini menjauhkan kami dari segala kesalahan tersebut) atau OM Gangga amrthasudha mam svaha OM Sarira parisudha mam svaha (Ya Hyang Widhi, Engkau adalah sumber kehidupan abadi nan suci, semoga diri hamba menjadi bersih dan suci)
  • Doa keramas: OM Gangga namurteya namah, OM Gring Çiwagriwa yanamah (Ya Hyang Widhi, semoga air gangga ini menjadi amerta dan membersihkan segala kekotoran kepala hamba)

Doa Berpakaian

Mantram: OM Tam Mahadewaya Namah Swaha, OM Bhusanam Sarirabhyo Parisudhamam Swaha

Artinya: Ya Hyang Widhi dalam wujud Mahadewa Yang Maha Agung, hamba bersujud kepada-Mu. Semoga pakaian yang hamba kenakan menjadi bersih dan suci.

Doa untuk Aktivitas Belajar dan Bekerja

Umat Hindu Bali Gelar Ritual Upacara Melasti Menjelang Nyepi
Pemuka Agama Hindu memercikkan air suci saat upacara Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 di Pantai Kuta, Bali (11/3/2021). Ritual Melasti untuk menyucikan alam agar Hari Raya Nyepi dapat berjalan hening serta damai. (AFP/Sonny Tumbelaka)... Selengkapnya

Doa juga penting dalam aktivitas belajar dan bekerja. Doa membantu memohon bimbingan, ilmu pengetahuan, dan keberhasilan dalam pekerjaan.

Berikut beberapa contohnya:

Doa Memulai Belajar

Mantram: OM Agne naya suptha raye asman visvani deva vayunani vidvan, yuyodhyasmaj juhuranam eno bhuyistam te namauktim vidhema

Artinya: Ya Hyang Widhi (Hyang Agni), tunjukkanlah kepada kami jalan yang benar untuk mencapai kesejahteraan, Hyang Widhi yang mengetahui semua kewajiban, lenyapkanlah dosa kami yang menyengsarakan kami. Kami memuja Engkau.

Doa untuk Memohon Kecerdasan Pikiran

Mantram: OM Bhadram no api vataya mano daksam uta kratum adha te saravye andhaso vi vo made ranan gavo na yavase vivaksaye (R.V.25.1) 

Artinya: Ya Hyang Widhi, berilah kami pikiran yang baik dan bahagia. Berilah kami pengetahuan dan keterampilan. Maka semoga manusia dalam persahabatan-Mu merasa bahagia. Ya Hyang Widhi, seperti sapi di padang rumput. Eangkau Yang Maha Agung. 

Dapat pula menggunakan Doa (mantra) berikut ini : OM Yat prayajnanam uta ceto dhrsti ca yajjyotirantar amrtam prajasu yasmanna rte vinycana karma kiyate tanme manah sivasamkalyam astu. (Y.W.34.2) 

Artinya: Ya Hyang Widhi, yang menjadi sumber pengetahuan utama, dan merupakan kecerdasan serta kekuatan pikiran, yang merupakan api yang tak kunjung padam pada makhluk hidup. Tanpa Engkau, kami tidak mampu berbuat apa-apa, semoga pikiran kami selalu mengarah kepada yang baik. 

Doa Mohon Inspirasi dan Kemampuan

Mantram: Om Pra no Devi Sarasvati vajebhir vajinivati dhinam avinyavantu  

Artinya: Ya Hyang Widhi, Hyang Saraswati Yang Maha Agung dan Kuasa, Engkau sebagai sumber ilmu pengetahuan, semoga Engkau memelihara kecerdasan kami, dengan memberikan inspirasi yang berguna bagi diri hamba serta untuk mengabdi kepada keluarga dan masyarakat. 

Doa Memulai Suatu Kegiatan atau Pekerjaan

Mantram: OM Avighnam astu namo sidham OM Sidhirastu tad astu svaha

Artinya: Ya Hyang Widhi, semoga atas perkenan-Mu tiada suatu halangan bagi kami memulai pekerjaan (kegiatan) ini, semoga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan sukses.

Doa Selesai Melakukan Kegiatan

Mantram: OM Deva suksma parama acintya ya namah svaha. sarva karya prasidhantam OM Shanti Shanti Shanti OM

Artinya: Ya Hyang Widhi dalam wujud Parama Acintya yang Maha Gaib dan Maha Karya, atas penghyangan maka pekerjaan ini telah selesai dengan sukses. Semoga kami semua selalu mendapatkan kedamaian.

Doa makan Hindu dan doa-doa sehari-hari lainnya merupakan bagian integral dalam kehidupan spiritual umat Hindu. Doa-doa ini bukan hanya sekadar ritual, melainkan ungkapan bakti, syukur, dan permohonan kepada Hyang Widhi. Dengan senantiasa berdoa, umat Hindu berharap dapat selalu berada dalam lindungan dan ridho Hyang Widhi, serta menjalani kehidupan dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan.

Semoga panduan ini bermanfaat bagi umat Hindu dalam memahami dan mempraktikkan doa-doa sehari-hari, termasuk doa makan Hindu, untuk mendekatkan diri kepada Hyang Widhi. Ingatlah untuk selalu mempelajari doa-doa ini dari sumber yang terpercaya dan sesuai dengan tradisi keluarga atau kelompok masing-masing.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya