Cerita Luxury Resort Properti Terkemuka yang Bermula dari Bisnis Rumah Tangga

Tidak seperti properti lainnya, Wyndham Sundancer punya potensi luar biasa yang tidak hanya menghasilkan keuntungan.

oleh Liputan6.com diperbarui 12 Jun 2022, 03:24 WIB
Diterbitkan 10 Jun 2022, 07:18 WIB
Cerita Luxury Resort Properti Terkemuka yang Bermula dari Bisnis Rumah Tangga
Cerita Luxury Resort Properti Terkemuka yang Bermula dari Bisnis Rumah Tangga.  foto: istimewa

Liputan6.com, Jakarta - Bermula dari awal yang sederhana pada 2012, Tiara Hana Indonesia berasal sebagai perusahaan agen properti dengan tim kecil yang terdiri dari tiga orang. Dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai Sales & Customer Care Manager di bidang investasi perhotelan, pendirinya Hadi Moorthy, mengambil langkah besar untuk memulai usahanya sendiri di Singapura.

Bersama sang istri, Meilina Hadi, mereka melakukan kunjungan inspeksi bersama beberapa pelanggannya ke proyek Wyndham Sundancer Resort Lombok, kemudian mereka langsung jatuh cinta dengan keindahannya, dan memutuskan untuk menjadikan ini proyek pertamanya.

Tidak seperti properti lainnya yang pernah mereka lihat - Wyndham Sundancer mempunyai potensi luar biasa yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menawarkan pengalaman liburan tak terlupakan untuk investornya yang dapat melengkapi unsur lifestyle dari investasi properti pada umumnya.

Bersama-sama, mereka mempunyai visi untuk membawa konsep investasi yang begitu menarik ini ke Indonesia. "Saat itu, saya punya dua anak perempuan yang masih kecil, jadi saya senang mengajak keluarga saya berlibur. Saya tidak sabar menantikan saat-saat ketika anak perempuan saya begitu bersemangat bermain di bathtub, istri saya mengambil foto dan mencetaknya di album foto untuk mengabadikan momen itu," kenang Hadi.

Pada 2018, para pendiri Tiara Hana menyambut Hana, putri sulung mereka, awalnya sebagai desainer brand untuk mempelajari seluk-beluk manajemen hingga nantinya menjadi ujung tombak perusahaan di masa depan. Dengan latar belakang periklanan & desain, peran pertama dan utama Hana adalah mengembangkan brand dengan pendekatan yang lebih modern dan menarik.

Konsep investasi ini dikemas menjadi konsep co-ownership. Hal ini bermaksud untuk menanamkan rasa memiliki karena setiap investor memiliki sebagian dari properti tersebut. Selama satu dekade, perusahaan keluarga ini terus tumbuh dengan lebih dari 500 pelanggan, 5 kantor, 36 karyawan, dan 7 properti mewah di destinasi yang indah seperti Lombok dan Bali. Menurut Hadi Moorthy, perjalanan mereka baru saja dimulai.

Tiara Hana berusaha untuk memberikan pelayanan customer yang personal demi mendukung perjalanan co-ownership mereka di setiap langkahnya, karena pengalaman luar biasa adalah yang akan selalu diingat oleh customer. Nilai-nilai ini tercermin dalam proyek terbaru mereka, Stanagiri Retreat Ubud, di mana mereka sangat terlibat dalam proses pengembangannya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Keluarga Kecil

Ilustrasi kolam renang
Ilustrasi kolam renang. (Photo by Nabih El Boustani on Unsplash)

Mengkurasi properti luxury mereka dengan seksama, Tiara Hana bertujuan tidak hanya untuk memberikan keuntungan yang lebih baik bagi pelanggan mereka, tetapi juga untuk meningkatkan lifestyle idaman mereka. Ibu dan anak, Meilina dan Hana memastikan hal ini dengan memilih sendiri detail desain interior 3 Bedroom Garden Pool Villa yang baru diluncurkan di Stanagiri Retreat Ubud.

Melayani berbagai investor berpengalaman dan juga pemula, ratusan co-owner telah memulai perjalanan co-ownership mereka dengan Tiara Hana, menjadi bagian besar dari keluarga kecil mereka.

Untuk mencapai itu, Tiara Hana menanamkan nilai-nilai kekeluargaan di dalam perusahaan sebagai landasan demi praktek bisnis yang berkelanjutan, untuk berkembang dengan integritas. "Kami ingin setiap karyawan dan manajer yang bekerja dengan kami menemukan kebahagiaan dan kepuasan dalam pekerjaan mereka.

Kami memiliki orang-orang yang telah berada di sini sejak awal, hampir 10 tahun yang lalu. Mereka mencintai pekerjaan mereka dan orang-orang yang bekerja dengan mereka. Ketika Anda cintai apa yang Anda lakukan, itu terlihat dalam pekerjaan. Itulah masa depan dan lingkungan yang kami inginkan agar orang-orang kami berkembang," kata Hadi Moorthy.

Dia percaya bahwa setiap kesuksesan yang dicapai perusahaan merefleksikan hasil tim solidnya dengan mewujudkan nilai-nilai yang mereka tanamkan. Bersama-sama, mereka akan terus memenuhi impian yang lebih besar dan mencapai tingkat yang lebih tinggi.

Infografis Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan
Infografis Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya