Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air. Hari ini kabar duka datang dari mantan Dubes RI untuk Swiss yang juga politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Djoko Susilo. Dikabarkan, Djoko meninggal dalam usia 55 tahun.
Mantan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Tjatur Sapto Edy mengatakan, sahabatnya itu meninggal akibat sakit diabetes yang sudah lama diderita.
"Iya meninggal, dapat kabar dari teman-teman. Almarhum memang sudah lama sakit gula, tapi beliau enggak pernah merasakan," ujar Tjatur saat dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa (26/1/2016).
"Sakitnya sudah lama, ada lebih dari 5 tahun. Jadi sudah menyebar," sambung dia. Â
Tjatur mengaku terakhir bertemu dengan Djoko Susilo sekitar sebulan lalu. "Iya, sekitar sebulan yang lalu. Sering ke rumah saya. Badannya sudah kurus sekali," ucap dia.
Namun, Tjatur mengaku belum melayat ke rumah Djoko Susilo. Dia juga tidak tahu kapan persisnya mantan anggota DPR dari Fraksi PAN itu meninggal.
"Enggak tahu ya, tapi tadi baru dapat kabar," kata Tjahjo.
Menurut Tjahjo, saat ini jenazah Djoko Susilo masih berada di Rumah Sakit Ali Sibroh Malisi, Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan.
Mantan Dubes RI untuk Swiss Djoko Susilo Meninggal Dunia
Menurut Tjatur, Djoko Susilo meninggal karena penyakit diabetes yang ia derita sejak lama
Diperbarui 26 Jan 2016, 13:15 WIBDiterbitkan 26 Jan 2016, 13:15 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Prabowo Akan Temui PM Malaysia Anwar Ibrahim Malam Ini, Bahas Tarif Trump?
Cara Efektif Mengajarkan Anak Usia Dini Mengelola THR dengan Bijak
Simak, Ini Tanggal Lebaran Ketupat 2025
Bukan Cuma Merokok, Ternyata Ini Faktor Lain Penyebab Kanker Paru-Paru
Cek Puncak Arus Balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni
Para Menteri Ekonomi ASEAN Gelar Pertemuan Pekan Depan, Bahas Tarif Trump
7 Potret Rebecca Klopper dan Lazuardy Nasution, Pamer Momen 5 Bulan Dekat
Mimpi Wudhu dan Sholat, Pertanda Apa?
Serius Minati Victor Osimhen, Manchester United Diklaim Sudah Ajukan Tawaran Konkret
Cara Mencegah Kanker Paru-Paru dengan Efektif, Ternyata Mudah Dilakukan
Cara Mencegah Kanker Serviks, Lebih Baik dari Mengobati
Kapolri: Pemudik Bisa Keluar ke Jalur Arteri Jika Rest Area Tol Penuh