Jenazah Brimob Korban Baku Tembak di Blora Masih Diautopsi

Baku tembak diduga dipicu perselisihan antara anggota Brimob yang ditugaskan mengamankan sumur minyak.

oleh Raden Trimutia Hatta diperbarui 11 Okt 2017, 13:09 WIB
Diterbitkan 11 Okt 2017, 13:09 WIB

Liputan6.com, Blora - Kamar Jenazah RSUD Blora, Jawa Tengah, tempat tiga jenazah anggota Brimob, korban baku tembak, hingga Rabu pagi (11/10/2017) tertutup rapat.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Rabu (11/10/2017), polisi tak mengizinkan siapapun yang masuk. Termasuk Mulyono, kerabat Brigadir Bambang Tejo, salah satu korban tembak yang ingin segera membawa jenazah pulang. Alasannya karena proses autopsi belum selesai.

Selain Brigadir Bambang Tejo, dua jenazah lain adalah Brigadir Budi Wibowo dan Brigadir Ahmad Suprianto. Ketiganya tewas dalam baku tembak di dalam sumur minyak Sarana Gas Trembul 01 Desa Karangtengah, Blora, Selasa kemarin, 10 Oktober 2017.

Ketiga jenazah ini dievakuasi pada Rabu dinihari (11/10/2017). Olah TKP yang dilakukan anggota Reskrim Polres Blora ini, berlangsung sekitar 8 jam dan dilakukan tertutup.

Hingga Rabu pagi, belum ada keterangan resmi terkait baku tembak yang menewaskan tiga anggota Brimob dalam kawasan sumur minyak.

Sementara itu, warga sekitar yang ditemui mengaku sempat mendengar rentetan tembakan mirip letupan kembang api. Mereka baru tahu jika kejadian itu merupakan baku tembak setelah sejumlah anggota polisi datang ke lokasi kejadian.

Dugaan sementara, baku tembak ini dipicu perselisihan antara anggota Brimob yang ditugaskan mengamankan sumur minyak itu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya