Terkena Virus Jembrana, Belasan Sapi di Lampung Mati Mendadak

Gejala sapi yang terserang virus jembrana tidak mau makan dan kondisinya makin melemah hingga akhirnya mati.

oleh Sunariyah diperbarui 02 Apr 2018, 06:21 WIB
Diterbitkan 02 Apr 2018, 06:21 WIB

Fokus, Lampung - Belasan sapi di Tulang Bawang, Lampung, mati mendadak akibat serangan virus jembrana. Virus mematikan tersebut menyebar melalui gigitan nyamuk.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Senin (2/4/2018), para peternak sapi di Desa Pasar Batang, Kecamatan Penawar Aji, Tulang Bawang, kini resah setelah belasan sapi mati mendadak. Mereka kemudian memanggil dokter hewan untuk mengantasi wabah kematian sapi.

Sejak Januari lalu, 14 ekor sapi mati mendadak. Gejala sapi yang terserang virus jembrana tidak mau makan dan kondisinya makin melemah hingga akhirnya mati.

"Dia tidak mau makan, staminanya turun. Ada benjolan di bagian depan," ujar Dokter Hewan Eko Agus Saputro.

Untuk mengantisipasi agar wabah tidak makin meluas, kini sapi tak digembalakan di luar kandang. Warga juga melakukan pengasapan agar nyamuk penyebar virus mati.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya