PPP Siap Merapat, Airlangga Sebut Masih Perlu Pembicaraan

Adapun sinyal merapatnya PPP ke dalam pemerintahan muncul usai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PPP Mardiono, hadir di halalbihalal Partai Golkar pada Senin, 15 April 2024.

oleh Winda Nelfira diperbarui 17 Apr 2024, 07:51 WIB
Diterbitkan 17 Apr 2024, 07:48 WIB
Ketum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menghadiri konsolidasi partai Golkar di salah satu hotel kawasan Makassar, Sulawesi Selatan. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Ketum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menghadiri konsolidasi partai Golkar di salah satu hotel kawasan Makassar, Sulawesi Selatan. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mengatakan peluang diterimanya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merapat ke pemerintahan masih memerlukan pembicaraan lebih lanjut.

"Ya tentu masih ada pembicaraan," kata Airlangga usai menghadiri acara deklarasi dukungan dan pernyataan sikap dari DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di Double Tree By Hilton, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024).

Adapun sinyal merapatnya PPP ke dalam pemerintahan muncul usai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PPP Mardiono, hadir di halalbihalal Partai Golkar pada Senin, 15 April 2024. Diketahui, PPP merupakan partai politik (parpol) pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud Md di Pilpres 2024.

Airlangga menjelaskan, kehadiran Mardiono dalam halalbihalal Golkar dalam rangka silahturahmi. Airlangga bilang, Mardiono juga bagian dari berbagai proses yang dilalui Partai Golkar.

"Ya tentunya, kan Pak Mardiono bagian dari proses di dalam berbagai kegiatan yang dilakukan Partai Golkar dan dalam pertemuan kemarin kan silaturahmi. Silaturahmi yang terbuka," ucapnya.

Sebelumnya, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono hadir dalam acara halal bihalal yang dihelat oleh DPP Partai Golkar. Mardiono mengaku, kedatangannya adalah semata memenuhi undangan.

“Ya kalau diundang kan harus hadir,” kata Mardiono di lokasi, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Senin (15/4/2024).

Mardiono menambahkan, halal bihalal adalah waktu yang baik untuk maaf memaafkan. Terlepas dari segala situasi yang ada saat ini.

“Halal bihalal waktunya kita saling memaafkan,” jelas dia.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Sinyal PPP Gabung

Saat disinggung apakah hal itu menjadi sinyal PPP untuk bergabung ke kubu pemenang di Pemilu 2024, Mardiono hanya tertawa. Menurut dia, sejauah ini belum ada yang mengundang terkait persoalan tersebut.

“Haha, belum ada yang ngundang,” dia menandasi.

Infografis Golkar di Tangan Airlangga Hartarto
Infografis Golkar di Tangan Airlangga Hartarto (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya