Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor di Jalanan Licin

Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati saat musim hujan. Selain visibilitas terbatas, jalanan pun menjadi licin. Pastikan Anda berkendara secara hati-hati agar terhindar dari selip.

oleh Liputan6.com diperbarui 15 Mar 2019, 07:06 WIB
Diterbitkan 15 Mar 2019, 07:06 WIB
Hujan-Salju-di-Jerman
Pengendara motor melintasi hujan salju di Munich, Jerman selatan, (18/4). Hujan salju yang melanda kawasan ini tidak menyurutkan warga untuk tetap beraktivitas. (AFP PHOTO / dpa / Tobias Hase / Jerman OUT)

Liputan6.com, Jakarta - Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati saat musim hujan. Selain visibilitas terbatas, jalanan pun menjadi licin. Pastikan Anda berkendara secara hati-hati agar terhindar dari selip.

Perhatikan beberapa hal saat terpaksa berkendara dalam cuaca hujan dan jalanan menjadi licin. Menurut Suzuki Indonesia, pastikan jaga jarak aman dengan pengendara lain.

Minimal, jaga jarakmu 1 meter dari pengendara lain. Hal ini akan membantumu saat melakukan pengereman mendadak. Jalan yang licin dan rem mendadak bukan kombinasi yang baik karena bisa menyebabkan kejadian yang tak diinginkan.

Jangan lupa selalu nyalakan lampu utama. Meskipun sepeda motor keluaran terbaru lampu utamanya sudah otomatis menyala, tapi ada baiknya memeriksa apakah masih menyala atau tidak.

Selain untuk menambah jarak pandang, lampu utama ini bisa memberikan tanda untuk pengendara lain, agar bisa melihat keberadaan kita.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Selanjutnya

Jika ingin mendahului kendaraan di depan, pastikan kondisinya memungkinkan. Membunyikan klakson sebelum menyalip tak ada salahnya, sebagai tanda meminta jalan.

Saat berbelok, hindari posisi berbelok yang terlalu patah dan berbelok terlalu miring, sebab bisa membuatmu terjatuh akibat kehilangan keseimbangan dan daya cengkeram ban yang kurang saat jalanan basah.

Lalu, jika jalanan terlihat berpasir, tergenang air, atau berkerikil, kurangi kecepatan. Disarankan berkendara pada kecepatan 30 hingga 40 kpj. Hati-hati dengan adanya lubang jalan, Tak sedikit kasus kecelakaan karena memaksakan menerobos genangan air.

Terakhir jangan pakai helm dengan visor yang terlalu gelap, pakailah yang bening. Tapi jika hujan membuat jarak pandangmu sangat terbatas, maka berhentilah, jangan memaksakan terus berkendara.

Sumber: Otosia.com

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya