Liputan6.com, Magelang - Menjelang penutupan retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Abdul Halim Muslih mengaku mendapatkan banyak manfaat. Dalam penilaian angka 0-10, Halim memberi nilai 9 pelaksanaan retreat yang berlangsung sejak 21-28 Februari.
Dihubungi Liputan6.com saat pelaksanaan sarapan bersama pada Jumat (28/2/2025), Bupati Halim menyatakan ada kesan yang sangat positif bahwa retret Magelang ini bisa menyatukan Indonesia.
Advertisement
"Pasalya semua kepala daerah kumpul di sini dan ini adalah moment yang paling mahal. Kalau materi, beberapa kepala daerah petahana, seperti saya sudah mengetahui atau malah sering menerima terutama dari kementerian-kementerian," kata Halim.
Advertisement
Kepala daerah juga mendapatkan pemahaman baru dengan kondisi global, dimana terbentuk banyak blok-blok militer maupun ekonomi baru yang itu akan menempatkan Indonesia dalam banyak tantangan. Sehingga kebersamaan ini menumbuhkan semangat untuk menjadikan Indonesia memiliki daya saing tingkat global dan lebih maju.
"Kami peserta retret ini akhirnya memiliki pemahaman dan kepentingan besar, bahwa semua kepala daerah dari ujung barat ke timur maupun ujung utara hingga selatan harus kompak dan memiliki kebersamaan dengan pemerintah pusat," tegas Halim.
Tak hanya dari aspek kekeluargaan yang dibangun selama retreat ini, Halim menyebut juga menghadirkan pola gaya hidup yang ideal bagi pemimpin. Dimana kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, dan sarapan sebelum memulai aktifitas akan berdampak pada kesehatan.
Retret ini juga sangat jauh dengan pembekalan-pembekalan yang pernah diikuti sebelumnya. Ini sangat intensif. Melahirkan ada peluang baru, ada success story soal stunting, kemiskinan maupun investasi dari banyak kepala daerah.
"Skala penilaian dari angka 0-10, pelaksanaan retreat kali ini saya memberi nilai 9," ujarnya.
Â
Membangun Ikatan Emosional
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyatakan pelaksanaan retret sepekan ini mampu membangun ikatan emosional antar kepala daerah. Pasalnya dalam suatu sesi, kepala daerah berkumpul dalam satu kelompok untuk menerima materi sekaligus saling mengenal satu sama lain.
"Mereka memang terima kasih sekali (pada forum ini) karena bisa saling mengenal satu sama lain dan kebersamaan seperti ini lah yang sulit digantikan dengan forum lain," ucapnya.
Mendagri Tito juga meminta kepala daerah untuk memanfaatkan retreat ini sebagai upaya membangun jejaring bersama, baik dengan para kepala daerah satu regional maupun langsung dengan kementerian.
"Ini kan kita ingin membentuk sebenarnya kekompakan, team work, solidaritas antara mereka dan gotong royong. Itu yang paling utama," tutup Tito.
Advertisement
