Pemkot Depok Optimistis Pasar Tumpah Malam Takbiran Miliki Manfaat Ekonomi Masyarakat

Pasar tersebut merupakan tradisi masyarakat Depok dan diyakini memberikan manfaat ekonomis kepada pedagang maupun pengunjung.

oleh Dicky Agung Prihanto Diperbarui 30 Mar 2025, 20:30 WIB
Diterbitkan 30 Mar 2025, 20:30 WIB
Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, berbelanja di pasar tumpah malam takbiran, Jalan Sejajar Rel, Pancoran Mas, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, berbelanja di pasar tumpah malam takbiran, Jalan Sejajar Rel, Pancoran Mas, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Pasar tumpah malam takbiran kembali digelar di Jalan Sejajar Rel, Pancoran Mas, Depok. Pasar tersebut merupakan tradisi masyarakat Depok dan diyakini memberikan manfaat ekonomi kepada pedagang maupun pengunjung.

Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan tidak semua masyarakat menjelang Idulfitri memiliki banyak uang untuk membeli pakaian di pusat perbelanjaan. Keberadaan pasar tumpah malam takbiran menjadi jawaban untuk masyarakat berbelanja pakaian untuk digunakan saat hari raya Idulfitri.

"Saya coba belanja, memang relatif terjangkau dibanding kita harus belanja di tempat-tempat yang khusus ya, atau di mal dan yang lainnya," ujar Supian kepada Liputan6.com usai mendatangi pasar tumpah, Minggu sore (30/3/2025).

Selain itu, Supian menjelaskan, pasar tumpah dapat memberikan kesempatan kepada para pedagang yang memiliki stok barang belum habis terjual, dapat dijual di pasar tumpah malam takbiran. Para pedagang dapat menjual dagangannya kepada pengunjung.

"Di sini masih kesempatan mereka mencari nafkah menjual barang-barangnya. Bahkan dengan harga yang relatif murah, daripada disimpan lagi di gudang," jelas Supian.

Pasar tumpah malam takbiran memberikan sebuah keuntungan kepada pedagang maupun pembeli. Selain itu, masyarakat dapat menjual makanan hingga jasa parkir untuk para pengunjung pasar tumpah.

"Semua mendapatkan keuntungan (pasar tumpah) dari penjual makanan, jual minuman, yang bisa numpang jasa parkir, sehingga semuanya dapat manfaat kebahagiaan dari situ," ucap Supian.

Secara tidak langsung keberadaan pasar tumpah dapat menjadi budaya masyarakat menjelang malam takbiran Idulfitri. Hal itu dikarenakan di tengah kemajuan dan persaingan pusat perbelanjaan, keberadaan pasar tumpah sangat diminati masyarakat.

"Saya merasa ini masih relevan kalau kita izinkan, kita pertahankan, karena di tengah hal yang kemajuan kita rasakan, tapi masih banyak juga masyarakat kita yang masih sangat membutuhkan belanja di tempat seperti yang dirasakan hari ini," ungkap Wali Kota Depok.

 

Harga Terjangkau dengan Kualitas Tak Kalah Bagus dari Pusat Perbelanjaan

Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, berbelanja di pasar tumpah malam takbiran, Jalan Sejajar Rel, Pancoran Mas, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, berbelanja di pasar tumpah malam takbiran, Jalan Sejajar Rel, Pancoran Mas, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)... Selengkapnya

Supian menilai, barang yang di jual pada pasar tumpah malam takbiran memiliki harga yang terjangkau masyarakat. Selain itu, lokasi yang disediakan pasar tumpah di Jalan Sejajar Rel cukup strategis untuk diakses masyarakat.

"Ini dari sisi waktu masih kekejar, dari sisi harga kejangkau, dari sisi tempat juga mereka bisa menjangkau di titik yang kita siapkan tadi," terang Supian.

Salah seorang pengunjung, Rina, mengaku senang dengan keberadaan pasar tumpah. Menurutnya, barang yang di jual pada pasar tumpah malam takbiran memiliki kualitas tidak jauh berbeda dengan barang yang dijual pada pusat perbelanjaan.

"Di sini barang yang dijual juga bagus dan harga tidak mahal, berbeda dengan mal," ujar Rina.

Tidak hanya itu, lanjut Rina, pasar tumpah kerap dinantikan masyarakat yang ingin membeli kebutuhan untuk hari raya Idulfitri. Bahkan, pada saat tengah malam pedagang kerap menjual murah dagangannya.

"Ini kan bukanya dari habis Magrib sampai menjelang Subuh, pas tengah malam itu biasanya banyak yang diobral murah," pungkas Rina.

Infografis

Infografis Macam-Macam Kue Kering Khas Lebaran
Infografis Macam-Macam Kue Kering Khas Lebaran. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya