Liputan6.com, Jakarta - Alia membawa barang-barang kenangan bayi Ayu yang pernah dibakar Fauzan ke pesantren, membuat Rindu terpuruk. Konflik semakin memanas saat Fauzan menolak rencana bayi tabung dengan Alia, sementara Carla terjebak dalam pesona Reza.
Di tengah kebimbangan, kenangan tentang Rindu kembali menghantui Fauzan. Di tempat lain, Rindu menghadapi bahaya di rel kereta api.
Baca Juga
Saksikan Sinetron Cinta di Ujung Sajadah Episode Rabu 26 Maret Pukul 20.05 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya
Saksikan Sinetron Ketika Cinta Memanggilmu Episode Rabu 26 Maret Pukul 18.20 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya
Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Rabu 26 Maret Pukul 17.00 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya
Alia datang ke pesantren dengan membawa barang-barang kenangan milik bayi Ayu yang pernah dibakar oleh Fauzan. Tanpa ragu, ia melemparkannya di depan Rindu.
Advertisement
Melihat barang-barang penuh kenangan, terutama sepatu bayi yang ia rajut sendiri, hati Rindu hancur. Ketika Alia mengungkapkan bahwa Fauzan-lah yang membakar barang-barang tersebut, luka di hati Rindu semakin dalam.
Di sisi lain, Fauzan melihat Carla bersama Denny, memicu kecurigaannya. Ratih kembali menekan Fauzan untuk melanjutkan rencana bayi tabung bersama Alia, namun Fauzan menolak dengan tegas.
Penolakan ini membuat Alia terkejut dan marah dalam diam. Sementara itu, Carla tertarik pada pesona Reza di sebuah pesta yang diadakan oleh Denny, tanpa menyadari bahwa ini adalah perangkap Denny.
Di rumah, Ayu secara tidak sengaja membangkitkan kenangan Fauzan tentang Rindu ketika mengingatkannya untuk shalat Jumat, membuat Fauzan semakin bimbang. Akhirnya, ia memutuskan untuk shalat Jumat bersama Ayu.
Di masjid lain, Rindu dan Hafiz berbagi momen Jumat Berkah. Setelah itu, Hafiz masih harus berbicara dengan DKM masjid, sehingga Rindu pulang lebih dulu bersama supir. Tanpa mereka sadari, anak buah Denny telah mengutak-atik mobil box yang mereka tumpangi.
Mobil berhasil berhenti, namun terjebak di tengah rel kereta api. Supir berhasil keluar, tetapi saat Rindu ingin keluar, pintu mobil tidak bisa dibuka. Rindu pun panik menghadapi situasi yang menegangkan ini.