Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi pesan instan populer WhatsApp terus berbenah guna meningkatkan kepuasan penggunanya. Setelah sebelumnya menambahkan fitur baru 'centang biru', kini kabarnya aplikasi chatting milik Facebook itu menerapkan fitur keamanan enkripsi antar pengguna.
Ini artinya, berkirim pesan di WhatsApp akan semakin aman karena tiap pesan yang terkirim dan diterima dilindungi sandi otentik. Dengan kata lain, jejak rekam percakapan Anda di WhatsApp akan semakin sulit untuk dicuri oleh hacker.
Menurut yang dilansir laman The Verge, Jumat (21/11/2014), fitur enkripsi pesan tersedia secara default bagi para pengguna yang telah melakukan update WhatsApp versi terbaru. Update ini juga sekaligus menyediakan fitur anyar 'centang biru'.
WhatsApp dikabarkan tidak sendirian dalam menggarap fitur keamanan ini. Mereka dibantu oleh Open Whisper Systems, pengembang aplikasi keamanan bagi perangkat mobile.
Patut diketahui, untuk sementara fitur keamanan enkripsi pesan di WhatsApp baru tersedia bagi para pengguna perangkat Android. Sementara bagi para pengguna iPhone, fitur enkripsi masih dalam proses pengembangan. (dhi/dew)
Chatting di WhatsApp Semakin Aman
Untuk sementara fitur keamanan enkripsi pesan di WhatsApp baru tersedia bagi para pengguna perangkat Android.
Diperbarui 21 Nov 2014, 15:02 WIBDiterbitkan 21 Nov 2014, 15:02 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Indonesia Dikenakan Tarif Dagang 32 Persen, Bagaimana Langkah Pemerintah RI?
Polri Siapkan Langkah Strategis untuk Kelancaran Puncak Arus Balik 5-7 April
Korban Tewas Gempa Myanmar Tembus 3.085 Orang, 4 Rumah Sakit Hancur Total
Ribuan Pengunjung Tumpah Ruah Menikmati Sajian Hiburan Sawah Legar Hegar Garut
Andre Onana Dibuang, Manchester United Siapkan Kiper Prancis
15 Makanan & Minuman Peluruh Lemak dari Hidangan Khas Lebaran, Detoksifikasi Tubuh
SpaceX Luncurkan Fram2: Misi Berawak Jelajah Kutub Bumi dari Luar Angkasa
Keluarga Vadel Badjideh Ganti Pengacara Usai Cabut Kuasa Hukum Razman Nasution, Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Perubahan Aturan Masuk Inggris, Warga Uni Eropa Wajib Daftar ETA Mulai 2025
Kapan Waktu Sholat Taubat? Berikut Panduan Lengkapnya
Apa Bedanya Probiotik dan Prebiotik? Kenali Lebih Dalam Kunci Kesehatan Pencernaan
Donald Trump Kenakan Tarif 32 Persen untuk Indonesia, Ini Usul Apindo