Liputan6.com, Jakarta - Setelah sempat sedikit memberi bocoran pada awal bulan Maret lalu, Tag Heuer kini menegaskan bahwa produk smartwatch besutan mereka akan segera melenggang di pasaran pada Oktober - November 2015 mendatang.
Dipaparkan CEO Tag Heuer, Jean-Claude Biver, smartwatch besutan perusahaannya itu akan mengadopsi sistem operasi Android Wear dan dibanderol di kisaran harga US$ 1.400. Desainnya nanti akan mengambil penampilan dasar arloji mewah Tag Heuer seri Carrera yang dihargai US$ 1.500.
Mengutip laman Android Authority, Kamis (30/4/2015), Biver optimis produknya akan menjadi jenis perangkat Android Wear dengan ketahanan baterai terbaik. Ia mengklaim kemampuan baterainya dapat bertahan hingga 40 jam pemakaian.
Untuk urusan chip prosesor, Biver memang tidak mengungkapkan apapun. Namun menurut kabar yang beredar, Tag Heuer akan berkerjasama dengan Intel.
Menarinya lagi, Biver mengungkapkan bahwa smartwatch Tag Heuer bukan pesaing Apple Watch, melainkan sebagai pendukung. Ya, Biver menilai Apple membuka jalan baru di pasar smartwatch yang menyasar segmen premium.
Smartwatch Tag Heuer diyakini dapat menjadi pilihan alternatif bagi para peminat Apple Watch Edition yang ingin memiliki perangkat mewah dalam konsep berbeda.
(dhi/dew)
Produsen Jam Mewah Tag Heuer Ikutan Garap Smartwatch
Tag Heuer menegaskan bahwa produk smartwatch besutan mereka akan segera melenggang di pasaran.
Diperbarui 30 Apr 2015, 18:48 WIBDiterbitkan 30 Apr 2015, 18:48 WIB
Tag Heuer menegaskan bahwa produk smartwatch besutan mereka akan segera melenggang di pasaran.... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Jadwal Rilis Samsung Galaxy S25 Edge Bocor, Kapan?
Tips Trik Android Terbaru, Optimalkan Smartphone Anda
Ngantuk Setelah Makan? Ini Fakta Fenomena Food Coma dan Cara Mengatasinya
Sholat Qadha atau Sholat Ada', Mana yang Lebih Didahulukan?
Alasan Mengapa Jenazah Harus Segera Dikuburkan, Benarkah Tersiksa Jika Terlambat?
Pengertian Kanker Kolorektal, Gejala dan Penyebabnya
Tradisi Lebaran yang Unik di Berbagai Negara, dari Singapura sampai Afrika Selatan
Donald Trump Ungkap Skema Jadi Presiden AS Periode Ketiga Lawan Barack Obama
Trik Rebus Daging Biar Empuk untuk Hasil Maksimal
Rupiah Melemah terhadap Dolar AS seperti Krisis 1998? Ini Kata Pengamat
Soal Kebijakan Impor Trump, Indonesia Diminta Tingkatkan Daya Saing Produk Nasional
4 Resep Nasi Bakar Ayam Suwir, Aromanya Menggugah Selera