Liputan6.com, Jakarta Pihak pengembang Apartemen Green Pramuka membantah melakukan penipuan dan kriminalisasi komika Muhadkly MT alias Acho atas curhatannya di laman website.
Hal tersebut diungkapkan oleh pihak pengembang Apartemen Green Pramuka melalui kuasa hukumnya, Muhammad Rizal Siregar.
Rizal menjelaskan, hingga saat ini jumlah pemilik atau penghuni Apartemen Green Pramuka telah mencapai 4.000 pemilik. Selama proses transaksi jual-beli unit, pengembang tidak pernah sekali pun melakukan penipuan kepada calon pemilik dan penghuni.
"Kriminalisasi terhadap Acho adalah tidak benar. Adapun hak dan kewajiban antara pengembang dan calon pembeli tertuang dalam Perjanjian Pengikatan Jual-Beli yang telah disepakati dan telah ditandatangani para pihak," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (7/8/2017).
Selain itu menurut Rizal, langkah pengembang yang melaporkan Acho ke kepolisian telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Jika kita mengacu landasan konstitusi bahwa Semua orang sama di hadapan hukum dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi. Apakah salah pengembang melakukan pelaporan kepada pemilik atau penghuni apabila telah terjadi tindak pidana yang merugikan pengembang Apartemen Green Pramuka?" lanjut dia.
Rizal berharap, semua pihak menyerahkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian dan menunggu jalannya proses hukum. Ke depannya, pihak Green Pramuka juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para penghuni apartemen tersebut.
"Kami yakin pihak aparat penegak hukum telah memproses laporan kami secara profesional dan akuntabel. Mari kita tunggu proses hukum ini berlangsung, kami sepenuhnya menyerahkan penyelesaian persoalan hukum ini sesuai dengan peraturan dan prosedur hukum yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk pemilik atau penghuni Green Pramuka," tandas dia.
Green Pramuka: Kriminalisasi terhadap Acho Tidak Benar
Pengembang Green Pramuka menegaskan apa yang dilakukannya sudah sesuai kaidah hukum
Diperbarui 07 Agu 2017, 18:51 WIBDiterbitkan 07 Agu 2017, 18:51 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diperkirakan 6-7 April 2025, Ini Tips Aman Perjalanan Pulang
Kata-Kata Minta Maaf Lebaran Lucu yang Menghibur
Mengapa Rusia Tak Ada Dalam Daftar Negara Terkena Tarif Resiprokal AS?
Cara Membuat Opor Agar Ayam Tidak Matang Terlebih Dahulu Sebelum Bumbunya, Ternyata Mudah
Liburan Lebaran Anti Ramai, Ini Destinasi Wisata Alternatif Menarik
4 Zodiak Wanita yang Membawa Keberuntungan, Ada Kamu?
Potret 6 Anak Artis Berhijab Saat Remaja, Jadi Inspirasi
Mengenang Sejarah Jelang Duel di Piala Asia U-17 2025, Gawang Timnas Indonesia U-17 Dijebol Bintang Terbesar Korea Selatan
Cara Bangkitkan Semangat Kerja Usai Libur Panjang
Tidak Mudik Lebaran, Penjual Kelapa Parut di Gorontalo Raup Untung Besar
Dasco DPR soal Tarif Dagang AS: Kita Harus Melaksanakan Diplomasi Perdagangan dengan Baik
Zara Putri Ridwan Kamil Ternyata Lebaran di Inggris Ketimbang Mudik, Bantu Masak Bacang