MotoGP: Vinales Akui Motor Yamaha Tertinggal dari Ducati

Pembalap Yamaha, Maverick Vinales, merasa timnya mustahil mengalahkan Ducati pada balapan MotoGP musim ini, karena perlu perbaikan.

oleh Liputan6.com diperbarui 23 Okt 2019, 19:05 WIB
Diterbitkan 23 Okt 2019, 19:05 WIB
Maverick Vinales
Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, finis ketiga pada MotoGP Inggris 2019 di Sirkuit Silverstone, Minggu (25/8/2019). (AFP/Adrian Dennis)

Liputan6.com, Motegi - Setelah finis keempat di MotoGP Jepang yang digelar di Twin Ring Motegi akhir pekan lalu, pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales yakin dia dan anggota krunya sudah bekerja dengan baik.

Namun, menyebut para insinyur dan teknisi pabrikan Garpu Tala masih punya tugas menumpuk demi memperbaiki performa YZR-M1. Vinales, yang start keempat di MotoGP Jepang, melorot ke posisi 7 usai tersalip duet Ducati, Jack Miller dan Andrea Dovizioso, serta rider Honda, Cal Crutchlow.

Untuk kembali ke posisi 4, ia pun harus susah payah menyalip rider lain. Asanya meraih podium juga pupus usai kesulitan melawan Dovizioso pada lap-lap terakhir. Vinales pun yakin tenaga mesin masih jadi PR besar Yamaha.

"Saya sudah melakukan segalanya demi bertarung dengan Dovi. Saya sempat sekali menyalipnya, namun ia langsung membalas di trek lurus. Motor kami masih sangat tertinggal, terutama soal top speed demi menyalip lawan," ujarnya via Motociclismo.es.

Menyadari tenaga mesin Yamaha masih sangat tertinggal jauh dari Ducati, Vinales yakin ia harus start dari barisan terdepan demi meninggalkan para rivalnya. Inilah yang membuatnya sangat kecewa harus menduduki posisi 4 dalam sesi kualifikasi MotoGP Jepang.

"Kami harus sangat memperhatikan kualifikasi dan menjalani lap pertama dengan baik. Dovi menyalip saya di trek lurus dan saya tak punya pilihan, dan saya harus tunggu ban para rival aus," ungkap Vinales, yang belakangan ini juga digosipkan tengah didekati Ducati untuk 2021.

"Strategi terbaik adalah melenggang di depan Ducati, jika tidak mereka akan makin menjauh, apalagi pengeremannya sangat baik. Kami memang cepat di tikungan, tapi mustahil menyalip Ducati jika Anda di belakang mereka," lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

 


Terserah Yamaha

Maverick Vinales, MotoGP
Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. (Michal Cizek / AFP)

Senada dengan sang tandem, Valentino Rossi, Vinales juga menyatakan bahwa segala peningkatan performa YZR-M1 kini sepenuhnya ada di tangan insinyur dan teknisi Yamaha, karena para rider dan kru mereka sudah berusaha sebaik mungkin untuk memaksimalkan potensi motor tersebut.

"Kini terserah Yamaha mau memperbaiki diri atau tidak. Saya sendiri sudah mengerahkan 100% dan kru saya sudah bekerja dengan baik sepanjang pekan balap. Langkah final tetap ada di tangan Yamaha untuk mencari kemajuan dan terus meningkatkan performa," pungkasnya.


Peringkat Keempat

Menjelang MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan nanti, Vinales tengah duduk di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan 176 poin, jumlah poin yang juga diraih Alex Rins (Suzuki Ecstar) di peringkat ketiga.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Disadur dari Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 22/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya