Pulang ke Old Trafford, Ronaldo Bikin Harga Saham MU Meningkat Pesat

Nilai saham MU dalam beberapa waktu meningkat pesat, hal ini dinilai merupakan efek dari kepulangan Ronaldo ke Old Trafford

oleh Liputan6.com diperbarui 07 Okt 2021, 20:30 WIB
Diterbitkan 07 Okt 2021, 20:30 WIB
Foto: Ronaldo dan Sejumlah Pemain Gaek yang Mampu Mencetak Gol di Manchester United
Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pencetak gol tertua di Manchaster United, yaitu 36 tahun 7 bulan 4 hari. Ronaldo mencatatkan namanya saat melawan Newcastle dengan skor akhir 4-1 untuk kemenangan MU. (AP/Rui Vieira)

Liputan6.com, Jakarta- Kembalinya legenda sepak bola Cristiano Ronaldo ke MU telah berdampak positif bagi perkembangan klub. Tak hanya sukses menambah daftar gol Setan Merah, Ronaldo juga berhasil menaikkan harga saham klub sejak kepulangannya pada Agustus lalu.

MU diketahui resmi mendatangkan Ronaldo dari Juventus pada hari tenggat jendela transfer musim panas kemarin. Meski demikian, kesepakatan Ronaldo dan MU telah diumumkan empat hari sebelumnya, yakni pada 27 Agustus 2021.

Melansir TribalFootball, Ronaldo dan para penggemar yang kembali ke Old Trafford berhasil menambah nilai saham pada Manchester United sebesar 550 juta poundsterling hanya dalam waktu 54 hari.

Menurut laporan The Sun, harga saham MU sempat mengalami penurunan menjadi 11,70 poundsterling pada 4 Agustus dengan nilai pasar klub sebesar 1,91 miliar poundsterling. Akan tetapi, nilai tersebut meningkat pada 26 Agustus menjadi 12,72 poundsterling dan 2,08 miliar poundsterling.

Adapun, 24 jam setelah keluarnya berita mengejutkan soal kepulangan Ronaldo ke Old Trafford, harga saham MU kembali meroket hingga 13,46 poundsterling dan nilai pasar menjadi 2,19 miliar poundsterling.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Meningkat 29 Persen

Logo Ilustrasi MU
Suasana di luar kandang Manchester United (MU), Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Dikutip dari The Sun, sejak 4 Agustus hingga 27 September, peningkatan saham MU secara keseluruhan mencapai 29 persen. Jika dihitung dalam tiga minggu terakhir, nilai tersebut naik 11 persen, disertai laporan keuangan klub yang relatif positif.

Ahli keuangan sepak bola menilai terdapat alasan penting lain, di samping kembalinya Ronaldo dan para fans, yang mendorong peningkatan saham MU selama beberapa waktu terakhir.

“Pasar selalu berpikiran maju. Manchester United berada di Liga Champions musim ini dan kemungkinan akan kembali lagi musim depan. Mereka juga telah menandatangani lebih banyak kesepakatan komersial,” ujar seorang pengamat yang enggan disebutkan namanya, seperti dilansir dari The Sun.


Reaksi Emosional

Manchester United, Manchester City, International Champions Cup
Fans Manchester United membentangkan banner saat timnya melawan Manchester City pada laga International Champions Club di NRG Stadium, Houston, (20/7/2017). (AP/David J. Phillip)

Lebih lanjut, pengamat tersebut menilai penandatanganan Ronaldo sejatinya hanya memiliki dampak kecil pada kondisi saham MU saat ini.

“Penandatanganan Cristiano Ronaldo memiliki dampak yang relatif kecil. Ada reaksi emosional. (Sementara itu) masalah penjualan kaus terlalu dibesar-besarkan. United biasanya menjual sekitar tiga juta kaus per tahun,” sambung pengamat, dikutip dari The Sun.


Pandangan Lain

Di sisi lain, Pakar Keuangan Sepak Bola Universitas Sheffield Hallam, Rob Wilson, memiliki pandangan berbeda. Ia percaya efek kepulangan Ronaldo adalah alasan utama kenaikan nilai yang dialami MU baru-baru ini.

“Harga saham naik karena berbagai alasan, tetapi terutama disebabkan oleh kinerja yang lebih kuat dari yang diharapkan dalam menghadapi Covid, dan tentu saja penandatanganan (kontrak) Cristiano Ronaldo,” tuturnya kepada SunSport seperti dilansir dari The Sun.

 

Penulis: Melinda Indrasari

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya