Memanaskan Makanan Lebaran Berulang Kali, Ketahui Dampak Buruk bagi Kesehatan

Di hari ketiga Lebaran, meja makan biasanya masih dipenuhi dengan sisa makanan lezat seperti opor ayam dan rendang yang sudah dipanaskan berulang kali.

oleh Benedikta Desideria Diperbarui 02 Apr 2025, 16:00 WIB
Diterbitkan 02 Apr 2025, 16:00 WIB
resep opor ayam kuning santan kara
Memanaskan opor ayam dan makanan Lebaran bersantan berulang kali ©Ilustrasi dibuat AI... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Di hari ketiga Lebaran, meja makan biasanya masih dipenuhi dengan sisa makanan lezat seperti opor ayam dan rendang. Tak jarang, makanan tersebut dipanaskan berulang kali agar tidak basi sehingga bisa dimakan alias tidak jadi mubazir.

Namun, sebenarnya memanaskan makanan berlemak termasuk yang mengandung santan berulang kali tidak dianjurkan. Kenapa?

Dokter Levina Avissa mengungkapkan proses pemanasan ulang pada makanan bersantan seperti opor ayam atau rendang dapat mengubah lemak jenuh dalam santan menjadi senyawa berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas. Radikal bebas ini dapat merusak sel tubuh dan memicu peradangan di berbagai bagian tubuh.

Salah satu efek dari proses pemanasan yang dilakukan berulang kali pada makanan bersantan juga bisa berisiko menyebabkan peningkatan kadar lemak trans

Lemak trans menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah meningkat, serta menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).

Peningkatan LDL dan trigliserida dalam darah bisa menumpuk dan membentuk plak di dalam pembuluh darah jantung. Kondisi ini membuat pembuluh darah tersebut menyempit, sehingga aliran darah ke jantung terhambat. Akibatnya, bisa menyebabkan penyakit jantung.

 

Promosi 1

Nilai Gizi Makanan Berkurang

Kerugian lain dari memanaskan makanan berulang kali dapat merusak nilai gizi makanan tersebut.

"Nilai gizi dalam makanan yang dipanaskan bisa rusak, apalagi jika dilakukan berulang kali. Sehingga makanan menjadi kurang bernutrisi," kata Levina menjawab pertanyaan Liputan6.com ditulis Rabu, 2 April 2025.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya