Rafinha: Bintang PSIM Yogyakarta yang Cetak Sejarah di Liga 2!

Rafinha, penyerang andalan PSIM Yogyakarta, sukses membawa timnya juara Liga 2 dan meraih gelar pemain terbaik serta top skorer; kisah inspiratifnya dari Brasil hingga puncak karier di Indonesia.

oleh Fardi Rizal Diperbarui 26 Feb 2025, 22:15 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 22:15 WIB
PSIM Jogja Juara Liga 2! Taklukkan Bhayangkara FC Dramatis di Perpanjangan Waktu
PSIM Jogja Juara Liga 2! Taklukkan Bhayangkara FC Dramatis di Perpanjangan Waktu... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Drama menegangkan mewarnai final Liga 2 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo! PSIM Yogyakarta keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 lewat babak perpanjangan waktu. Di balik kemenangan dramatis ini, sosok Rafael "Rafinha" Rodrigues, penyerang asal Brasil, menjadi bintang utama. Ia mencetak gol spektakuler lewat tendangan bebas dan dinobatkan sebagai pemain terbaik sekaligus top skorer Liga 2.

Rafinha, lahir di Recife, Brasil pada 23 Maret 1992, telah membuktikan kualitasnya di lapangan hijau. Meskipun bertubuh relatif pendek (170 cm), ketajaman dan efektifitasnya di lini depan tak perlu diragukan. Perjalanan kariernya yang panjang, mulai dari klub-klub di Brasil seperti Mesquita-RJ dan Mogi Mirim hingga ke Laos, akhirnya berlabuh di PSIM Yogyakarta pada 11 Juli 2024. Nilai pasarnya kini mencapai Rp 2,61 Miliar, sebuah bukti nyata atas prestasinya yang luar biasa.

Kemenangan PSIM Yogyakarta di final Liga 2 tak lepas dari peran penting Rafinha. Golnya di menit ke-8 lewat tendangan bebas menjadi pembuka jalan kemenangan. Hujan deras yang sempat menghentikan pertandingan selama lebih dari satu jam tak menyurutkan semangatnya dan timnya. PSIM Yogyakarta akhirnya memastikan gelar juara setelah Roken Tampubolon mencetak gol penentu di menit ke-96.

Profil Lengkap Rafinha: Dari Brasil hingga Puncak Liga 2

Sebelum menjadi bintang di PSIM Yogyakarta, Rafinha telah mengasah kemampuannya di berbagai klub. Ia memulai karier di Brasil, bergabung dengan beberapa klub sebelum akhirnya mencoba peruntungan di luar negeri. Pengalaman berharga didapatnya selama bermain di Laos, menambah jam terbang dan mengasah kemampuannya dalam menghadapi berbagai gaya bermain.

Kedatangannya ke Indonesia dan bergabung dengan PSIM Yogyakarta menjadi titik balik dalam kariernya. Ia langsung menjadi andalan di lini depan, konsistensinya mencetak gol menjadikannya sebagai top skorer dengan torehan 19 gol dari 21 penampilan. Kemampuannya dalam mencetak gol, baik melalui tendangan bebas maupun open play, menjadi senjata ampuh bagi PSIM Yogyakarta.

Prestasi gemilang Rafinha di Liga 2 2024/2025 tak hanya berhenti di situ. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik, sebuah penghargaan yang pantas diraih atas kontribusinya yang luar biasa bagi kesuksesan PSIM Yogyakarta. Nama Rafinha kini semakin dikenal luas di kancah sepak bola Indonesia.

Jalannya Pertandingan Final Liga 2: Drama di Stadion Manahan

Babak pertama final Liga 2 diawali dengan dominasi PSIM Yogyakarta. Rafinha mencetak gol cepat di menit ke-8 lewat tendangan bebas yang spektakuler. Bhayangkara FC mencoba membalas, namun pertahanan PSIM cukup solid. Namun, hujan deras mengguyur Stadion Manahan dan memaksa wasit menghentikan pertandingan selama lebih dari satu jam.

Setelah hujan reda, pertandingan dilanjutkan. Bhayangkara FC tampil lebih menekan di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-71 melalui gol Felipe Ryan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir babak kedua, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Tensi pertandingan semakin tinggi di babak perpanjangan waktu. PSIM Yogyakarta akhirnya kembali mencetak gol lewat Roken Tampubolon di menit ke-96, memastikan kemenangan dan gelar juara untuk Laskar Mataram. Kemenangan dramatis ini menjadi sejarah manis bagi PSIM Yogyakarta dan para pendukungnya.

Berikut daftar pencetak gol:

  • PSIM Yogyakarta: Rafael "Rafinha" Rodrigues (menit ke-8), Roken Tampubolon (menit ke-96)
  • Bhayangkara FC: Felipe Ryan (menit ke-71)

Kemenangan dramatis ini akan selalu dikenang sebagai salah satu laga final Liga 2 paling memorable. Rafinha, sang bintang, telah mengukir namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya