Liputan6.com, Cilacap - Sebuah truk tangki LPG berkapasitas 15.000 kilogram menabrak sebuah mobil Isuzu Panther di Jalan Serayu Raya, Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (10/5/2014). Akibatnya, tiga orang tewas dan lainnya luka-luka.
Salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian, Hadi mengaku tidak tahu secara pasti kronologi kecelakaan tersebut.
"Warga sekitar sini tidak ada yang tahu kronologinya karena kebanyakan sedang istirahat di rumah. Tahu-tahu sudah ada tabrakan," katanya.
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa warga segera keluar rumah guna memberi pertolongan kepada para korban ketika mengetahui adanya kecelakaan tersebut.
Menurut dia, seluruh korban dibawa ke rumah sakit di Cilacap, beberapa di antaranya diangkut menggunakan mobil umum dan ada yang menggunakan mobil polisi.
Berdasarkan data di Kamar Jenazah RSUD Cilacap, tiga korban tewas dalam kecelakaan tersebut, yakni Sutiman (40), Suripan (35), dan Moch. Ihsan (30), warga Desa Blotongan Grogol, Kecamatanan Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah.
Korban atas nama Sutiman dan Suripan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Moch. Ihsan meninggal dunia di RSUD Cilacap akibat luka berat yang dialaminya.
Sementara tiga korban lainnya mengalami luka ringan dan dirawat di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap.
Ketiga korban luka ringan tersebut, yakni Khanapi (46), warga Desa Kaliboto Mocoran, Kecamatan Bener, Purworejo, mengalami luka pada dahi dan pelipis, Fathur (40), warga Desa Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami patah kaki kiri, serta Sentot (53), warga Desa Kalitaman, Salatiga, luka kepala samping kanan depan, punggung, dan tangan kanan robek.
Sopir Mengantuk
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Polisi Cahyo Widiatmoko mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih memeriksa sopir truk tangki LPG yang bernama Aris Hidayatulloh (26), warga Desa Kalisalak, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sopir truk tangki LPG tersebut diduga mengantuk. Kami masih memeriksa yang bersangkutan," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat truk tangki LPG bernopol B-9011-VO yang dikemudikan Aris Hidayatulloh itu datang dari arah Maos hendak menuju Cilacap guna mengambil LPG di Pertamina.
Akan tetapi saat melintas di tikungan Krembi, truk tangki terlalu ke kanan dan tiba-tiba dari arah depan (Cilacap) datang sebuah mobil Isuzu Panther bernopol R-1660-YA, sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan.(Ant)
Truk LPG Hantam Minibus di Cilacap, 3 Orang Tewas
Truk tangki LPG berkapasitas 15.000 kilogram itu menabrak mobil Isuzu Panther di Jalan Serayu Raya, Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah.
Diperbarui 10 Mei 2014, 19:45 WIBDiterbitkan 10 Mei 2014, 19:45 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Kebijakan Tarif Dagang Donald Trump Bikin Panas: China Siap Balas, Jepang Berhati-hati
Lalu Lintas Arus Balik Menuju Jakarta di Ruas Tol Cipularang Meningkat, Diberlakukan Buka Tutup Rest Area di Km 97
Respon Tarif Impor Donald Trump, Menko Airlangga Temui Pimpinan Negara ASEAN
Jangan Hindari Salaman dengan Lawan Jenis di Hari Lebaran dengan Cara Ini, Kata Buya Yahya
Polisi Tangkap Preman Ngamuk yang Viral, Usir dan Tendang Dagangan Penjual Sayur di Bekasi
Hasil Final 3 Liga Voli Korea: Megawati Cemerlang, Giliran Red Sparks Comeback dan Perpanjang Napas
Lebaran di Brunei Darussalam, Warga Bisa Datang ke Istana Salaman dan Dijamu oleh Sultan
Ini Dia Rajanya Pengekspor Mobil dari Tiongkok
Hadapi Puncak Arus Balik 2025, Polri: Kami Siapkan Skema Lebih Fleksibel
Mengenal 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga, Apa Saja Amalannya?
Jasa Marga Catat 685.079 Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek Pasca-Lebaran
Bapanas Minta Pemda Alokasikan APBD Khusus Subsidi Pangan