Liputan6.com, Yogyakarta - Menyusul penetapan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK, Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Yogyakarta meminta Presiden Jokowi segera membatalkan pencalonan yang bersangkutan sebagai Kapolri.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Rabu (14/1/2015), menurut Pukat, penetapan tersebut merupakan teguran kepada Jokowi agar ke depan bisa lebih hati-hati dan mendengarkan masukan dari pihak lain dalam memilih pejabatnya.
Sementara pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan, kejadian ini seperti memaksakan proses, prosedur, serta syarat yang harus dipenuhi karena keteledoran beberapa lembaga. Sehingga muncul hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurut anggota Kompolnas Andrianus Meiliala, sebaiknya DPR menunggu keputusan presiden Joko Widodo untuk mencari pengganti Budi Gunawan sebagai calon Kapolri.
Selasa 13 Januari kemarin, KPK mengumumkan penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi atas transaksi mencurigakan.
Menurut Ketua KPK Abraham Samad, lembaganya sudah melakukan penyelidikan selama setengah tahun terakhir sejak Juli 2014 lalu. Setelah menemukan 2 alat bukti, KPK meningkatkan status penyelidikan terhadap Budi Gunawan menjadi penyidikan.
Sebelumnya KPK juga memberi catatan merah kepada Budi Gunawan saat dia masuk bursa calon menteri Kabinet Jokowi-JK. Pasalnya saat itu namanya disebut-sebut sebagai salah satu perwira polisi pemilik rekening gendut yang mencurigakan. (Nfs/Yu\)
Calon Kapolri Tersangka, Apa Selanjutnya?
Menurut Pukat UGM, penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka merupakan teguran kepada Jokowi agar lebih hati-hati memilih pejabatnya.
Diperbarui 14 Jan 2015, 18:25 WIBDiterbitkan 14 Jan 2015, 18:25 WIB
Komjen Pol Budi Gunawan menyimak pertanyaan yang diajukan kepadanya saat uji kelayakan dan kepatutan di ruang Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2015). (Liputan6.com/Faisal R Syam)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
VIDEO: Heboh! Aksi Pengeroyokan di Wisata Pantai, Lima Pemuda Diamankan
Arus Balik Lebaran 2025, Puluhan Ribu Orang Kembali ke Surabaya
Puncak Arus Balik Lebaran, Polri: Pemudik Lewat Pelabuhan Merak Belum 100 Persen
Ribuan Warga Spanyol Gelar Aksi Demo Tuntut Aturan Harga Sewa Rumah yang Makin Mahal
Makanan-Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Mata Anda
Sejarah Idul Fitri Pertama, Ini 6 Amalan Dilakukan Rasulullah Saat Hari Lebaran
Siap-Siap Harga Produk Makanan dan Minuman Makin Mahal
Nasib Tragis Warga Talegong Garut, Hanyut di Sungai Cikahuripan Sepulang Kerja
Serial Bidaah Malaysia: Viral di TikTok, Sinopsis, Review & Cara Nonton
Lucky Hakim Terancam Sanksi Hukuman Usai Liburan Ke Jepang, Dedi Mulyadi: Tanpa Izin Saya
Ragam Hoaks Seputar Peristiwa di Pantai, dari Mandalika hingga PIK
Panduan Lengkap Doa Puasa Asyura: Niat, Keutamaan dan Tata Cara