Liputan6.com, Yogyakarta - Selama tujuh musim membela Barcelona, Javier Mascherano dikenal sebagai benteng pertahanan barcelona. Akan tetapi, dari ratusan penampilannya, hanya satu gol yang berhasil ia cetak.
Mengutip dari berbagai sumber, momen tersebut terjadi pada April 2017. Kala itu, Barcelona berhasil membantai Osasuna 7-1 di kandangnya sendiri, Camp Nou.
Mascherano bergabung dengan Barcelona pada 2010 dari Liverpool. Awalnya ia direkrut sebagai gelandang, namun pelatih Pep Guardiola mengubah posisinya menjadi bek tengah.
Advertisement
Baca Juga
Transformasi ini sukses besar dan menjadikannya pilar penting lini belakang Barcelona bersama Gerard Pique. Selama tujuh setengah musim, ia memenangkan empat gelar La Liga, empat Copa del Rey, dan dua Liga Champions.
Sebagai bek bertahan, Mascherano jarang terlibat dalam urusan gol. Statistik mencatat, dari 330 lebih penampilannya untuk Barcelona, ia hanya melepaskan sekitar 20 tembakan ke gawang lawan. Hingga April 2017, namanya belum pernah tercatat sebagai pencetak gol.
Momen itu akhirnya tiba pada 26 April 2017 saat Barcelona menghadapi Osasuna di Camp Nou.
Tim tuan rumah sudah unggul 3-1 di babak pertama berkat gol Lionel Messi dan Andre Gomes. Pada menit 67, Barcelona mendapatkan penalti.
Kala itu Messi dan Luis Suárez sudah diganti dan berbincang pada Luis Enrique, pelatih Barcelona kala itu. Alhasil, Mascherano ditunjuk untuk menjadi eksekutor.
Dengan tenang, pemain asal Argentina itu menempatkan bola ke tengah gawang Osasuna. Gol ini menjadi keunggulan Barca dengan skor 6-1.
Gol ini sekaligus satu-satunya gol Mascherano selama berseragam Blaugrana. Rekan-rekannya pun memberikan ucapan selamat dengan penuh canda, mengingat betapa langkanya momen ini.
Barcelona menutup pesta gol mereka lewat tandukan Paco Alcacer di menit 86. Osasuna hanya mampu membalas lewat gol Roberto Torres pada menit 48.
Penulis: Ade Yofi Faidzun