Heboh, Ki Kusumo Panggil Buaya Berkalung Ban di Palu

Ki Kusumo mengaku bisa berkomunikasi untuk memanggil para buaya.

oleh Liputan6.com diperbarui 14 Jul 2018, 17:30 WIB
Diterbitkan 14 Jul 2018, 17:30 WIB
[Bintang] Ki Kusumo
Ki Kusumo (Adrian Putra/bintang.com)

Liputan6.com, Jakarta Aktor, produser yang juga paranormal Ki Kusumo membuat heboh masyarakat Palu, Sulawesi Tengah. Dia berhasil memanggil buaya berkalung ban yang beberapa waktu terakhir ini muncul di sungai dan menghebohkan warga Kota Palu.

Seperti diceritakan oleh Fani, warga sekitar mengatakan jika peristiwa terjadi pada Rabu (11/7/2018), berawal dirinya melihat Ki Kusumo mendekati Jembatan IV. Merasa penasaran, dirinya pun langsung mengikutinya.

Lanjut Fani, Ki Kusumo kemudian berdiri di pinggir sungai dan seperti sedang memanggil sesuatu. Tak lama kemudian muncul tiga ekor buaya dan mendekat ke tepi sungai, salah satu buaya berkalung ban.

"Tidak lama kemudian buaya-buaya tersebut kembali menyelam ke dalam air,” kata Fani.

Kemunculan buaya-buaya tersebut membuat heboh warga yang menyaksikannya. Tidak sedikit warga terkagum-kagum dengan apa yang dilihatnya itu. “Dia (Ki Kusumo) bisa memanggil buaya itu,” ucapnya.


Membenarkan

Ki Kusumo
Ki Kusumo [Liputan6.com]

Saat dikonfirmasi, Ki Kusumo membenarkan peristiwa tersebut. "Iya saya memang berada di situ," ujarnya 

Pemilik nama asli Adhi Kusuma Wahab ini datang ke kota Palu dalam rangka mendaftarkan diri sebagai caleg DPD RI di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng.

"Dari KPU Sulteng saya melanjutkan ke Jembatan IV yang berwarna kuning,” kata Ki Kusumo.

 


Diminta Panji

Kisah Nahas Buaya Berkalung Ban yang Sering Hebohkan Warga Palu
Foto yang diambil pada tanggal 20 September 2016 ini menunjukkan seekor buaya terlilit ban di sekitar lehernya di sungai Palu di Palu, Sulawesi Tengah. Pada Desember lalu, kondisi ban tampak sempit karena tubuh buaya yang kian membesar. (AFP Photo/Arfa)

Diungkapkannya, sebelum datang ke Palu dirinya dihubungi oleh Panji yang dikenal lewat acara ‘Sang Petualang’. Kepadanya, Panji meminta bantuan dirinya untuk menangkap buaya berkalung ban yang sempat viral di media sosial dan menghebohkan warga Palu. “Panji datang ke tempat praktik saya di Jalan Swatantra V, No. 6, Jatirasa, Jatiasih, Bekasi,” tuturnya. 

Ditanya, apakah ada pembicaraan antara dirinya dengan tiga ekor buaya tersebut, Ki Kusumo menjawabnya dengan senyum. Dia memastikan akan membantu Panji menangkap buaya-buaya tersebut.

“Saya akan bantu Panji untuk menangkap buaya-buaya ini yang sampai sekarang belum berhasil. Ditangkap untuk diselamatkan ya,” tuturnya.

 


Hati-Hati

Kisah Nahas Buaya Berkalung Ban yang Sering Hebohkan Warga Palu
Foto yang diambil pada tanggal 29 Desember 2017 ini menunjukkan seekor buaya dengan kondisi lehernya terlilit ban di sungai Palu, Sulawesi Tengah. Buaya ini menjadi korban pencemaran lingkungan dari sampah-sampah yang dibuang sembarangan. (AFP Photo/Arfa)

Ki Kusumo menyarankan kepada warga untuk berhati-hati, namun tidak mengganggu para buaya tersebut. "Kita harus melindungi buaya-buaya tersebut dan menempatkan di tempat yang pada semestinya,” ucap Ki Kusumo. 

Ki Kusumo mengaku saat di Jembatan IV itu dirinya juga ditanya oleh warga soal kebisaan dirinya menyembuhkan pengidap HIV/AIDS dan penyakit lainnya.

“Karena saya tidak bisa terlalu lama di tempat itu, saya kasih nomor telepon 021-82733999 saja,, dan mempersilakan jika ada yang mau datang ke tempat saya," pungkas Ki Kusumo.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya