Bank Emas Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, Salah Satu Holding Ultramikro BRI Jadi Pengelola

Peluncuran itu pun menjadi momen sejarah, karena pertama kalinya Indonesia memiliki Bank Emas sejak merdeka di tahun 1945.

oleh Fachri pada 26 Feb 2025, 17:55 WIB
Diperbarui 26 Feb 2025, 17:55 WIB
Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran Bank Emas, Rabu (26/2/2025). (Foto: Istimewa)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Bank Emas atau bullion bank pada Rabu (26/2/2025). Peluncuran itu pun menjadi momen sejarah, karena pertama kalinya Indonesia memiliki Bank Emas sejak merdeka di tahun 1945.

“Hari ini, menjelang 80 tahun merdeka, dengan bangga pertama kali dalam sejarah, Indonesia yang punya cadangan emas keenam terbesar di dunia, akan memiliki Bank Emas,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan, dengan adanya Bank Emas, dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengatakan, Bank Emas dapat mendongkrak PDB dan membuka lapangan kerja baru.

“Kita harap, ini (Bank Emas) akan meningkatkan PDB sebesar Rp245 triliun, kemudian membuka lapangan kerja sebesar 1,8 juta, memperluas devisa, menghemat devisa, meningkatkan pengendalian stabilitas moneter melalui mekanisme likuiditas emas,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dua lembaga yang ditunjuk sebagai pelopor dalam menjalankan Bank Emas ini adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT Pegadaian yang bersama PNM menginduk ke holding ultramikro BRI.

Kedua lembaga itu pun akan menjadi pionir dalam menyediakan layanan perbankan emas di Indonesia. Diharapkan, kehadiran Bank Emas dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap investasi emas serta memberikan perlindungan dan keamanan yang lebih baik.

 

Bukti Sebagai Negara Maju dan Mandiri

Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: tangkapan layar/Arief RH)
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: tangkapan layar/Arief RH)... Selengkapnya

Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan bahwa peluncuran Bank Emas menjadi sejarah yang luar biasa. Ia pun menyebut, langkah ini membuktikan Indonesia sebagai negara maju dan mandiri.

“Ini sejarah luar biasa berkat dukungan Presiden Prabowo dan hari ini kita bisa meluncurkan ekosistem alur pasok dan perdagangan emas nasional,” ungkapnya.

Erick mengatakan, Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT Pegadaian yang bersama PNM menginduk ke holding ultramikro BRI diberi penugasan terhadap Bank Emas tersebut.

Erick juga membeberkan, Bank Emas ini memiliki potensi ekonomi luar biasa, selaras dengan potensi sumber daya alam yang sangat banyak.

“Potensi SDA Indonesia luar biasa, termasuk emas, cadangan kita 2,600 ton atau keenam di dunia dan potensi lainnya yang ada di masyarakat, emas beredar 1800 ton,” bebernya.

“Kita ingin mengundang mereka percaya kepada sebuah sistem keuangan yang formal dan harus meyakinkan mereka bahwa ini sistem keuangan yang aman,” jelas Erick.

 

(*)

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya