Erick Thohir Intip Peluang 1.800 Ton Emas Punya Masyarakat, Ada yang Disimpan di Bawah Bantal

Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan, banyak orang saat ini menyimpan emas secara mandiri. Ada yang disimpan di bawah bantal, ada pula yang menyimpan di tempat tersembunyi.

oleh Arief Rahman H Diperbarui 26 Feb 2025, 19:51 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 19:51 WIB
Erick Thohir Intip Peluang 1.800 Ton Emas Punya Masyarakat, Ada yang Disimpan di Bawah Bantal
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melihat peluang penyimpanan emas milik masyarakat di Bank Emas.(Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melihat peluang penyimpanan emas milik masyarakat di Bank Emas. Menurut dia, ada 1.800 ton emas yang dimiliki masyarakat, sebagian ditaruh di bawah bantal.

Erick mengatakan, layanan bank emas yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto bisa dimanfaatkan. Misalnya, sebagai sarana penyimpanan dan pengelolaan emas milik masyarakat.

Dia mengisahkan, banyak orang saat ini menyimpan emas secara mandiri. Ada yang disimpan di bawah bantal, ada pula yang menyimpan di tempat tersembunyi.

"Di masyarakat ini juga beredar kurang lebih 1.800 ton emas, ada yang di bawah bantal, bapak, ada yang di toilet di baliknya ada batu bata dimasukin ke dalam situ. Itu realitas," kata Erick dalam Peluncuran Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Dia ingin mengajak masyarakat untuk menyimpan emas di tempat yang lebih layak. Artinya, masyarakat bisa memanfaatkan layanan bank emas atau bullion bank services yang dikelola BUMN.

"Kita ingin mengundang. mengundang mereka untuk percaya kepada sebuah sistem keuangan yang formal. Nah memang kita harus mulai meyakinkan menggedor mereka Pak bahwa ini sistem keuangan yang aman buat mereka," tuturnya.

Menurut dia, 1.800 ton emas yang beredar merupakan potensi yang tidak sembarangan. Dengan masuk ke keuangan formal, penyimpanan emas bisa lebih dikelola dengan baik.

"1.800 (ton emas) ini potensi yang luar biasa pak dan di sini tentu pelayanan yang selain yang sudah dipaparkan mengenai tabungan emas ini yang akan memudahkan masyarakat untuk mengalirkan bagaimana mereka bisa mulai menjadi bagian perdagangan emas nasional," urainya.

"Tadi disampaikan ada deposito emas Pak Ada pembiayaan emas penitipan emas dan tentu perdagangan emas secara langsung," ia menambahkan.

 

Prabowo Resmikan Layanan Bank Emas

Presiden Prabowo Luncurkan Layanan Bank Emas
Peresmian ini dilaksanakan usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Pegadaian untuk melaksanakan kegiatan usaha bullion. (BAY ISMOYO/AFP)... Selengkapnya

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan layanan bank emas perdana di Indonesia. Ada dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dari terbitnya layanan bank emas ini.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang ini, hari Rabu, 26 Februari 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan layanan bank emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia," ungkap Prabowo dalam Peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Dia mengatakan, penantian panjang Indonesia punya bank emas akhirnya terwujud. Ini jadi momentum menjelang Tanah Air berusia 80 tahun pada 2025 ini. Belum lagi, Indonesia juga tercatat sebagai pemilik cadangan emas terbesar ke-enam di dunia.

"Menjelang 80 tahun kita merdeka, dengan bangga pertama kali dalam sejarah, bangsa Indonesia yang punya cadangan emas keenam terbesar di dunia untuk pertama kali akan memiliki bank emas," ungkapnya.

"Saya ucapkan terima kasih atas semua pihak yang telah bekerja keras untuk mencapai hari ini," ia menambahkan

Kepala Negara menyadari pendirian layanan bank emas di Indonesia butuh persiapan yang tidak sebentar. Dia mencatat, perlu waktu sekitar 4 tahun hingga dia bisa meresmikan layanan tersebut. Dia turut berterima kasih kepada Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

"Saya paham bahwa persiapan bank emas ini memakan waktu cukup lama. Kalau tidak salah lebih dari 4 tahun. Takdir saya bahwa saya yang resmikan. Sekali lagi saya harus ucapkan terima kasih Pak Jokowi," tuturnya.

Dua BUMN Terlibat

Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero)
Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero) (dok: Pegadaian)... Selengkapnya

Ada 2 perusahaan pelat merah yang terlibat dalam layanan bank emas ini. Yakni, PT Pegadaian, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 

Menteri BUMN Erick Thohir memandang serupa dengan Prabowo. Kehadiran layanan bank emas ini jadi tonggak sejarah baru Indonesia. 

"Alhamdulillah ini sejarah yang luar biasa, berkat tentu dukungan bapak, kebijaksanaan bapak dan tentu kami kerja semua menteri di sini Pak. Hari ini kita bisa meluncurkan sebuah ekosistem alur pasok dan perdagangan emas nasional," katanya.

"Ini sebuah langkah-langkah yang membuktikan kita sebagai negara bisa melangkah dan maju dan tentunya mandiri," Erick menambahkan.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global
Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya