Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak melakukan konvoi saat malam takbiran, khususnya bagi warga dari wilayah sekitar Jakarta seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang yang berencana masuk ke Ibu Kota.
"Jadi kalau orang yang sekiranya bergerombol dan tidak sesuai dengan ketentuan wilayah, akan kita putar balik," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025).
Latif menjelaskan bahwa Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pengamanan di titik-titik perbatasan Jakarta.
Advertisement
"Oleh sebab itu, nanti titik-titik seperti Kalimalang untuk Depok di PGC, terus yang dari Tangerang di Daan Mogot, dan Kalimalang akan kita lakukan pengamanan," jelasnya.
Menurutnya, perayaan malam takbiran sebaiknya dilakukan di wilayah masing-masing tanpa harus melakukan konvoi berbondong-bondong dengan sepeda motor atau mobil bak terbuka.
"Tentunya akan kita lakukan beberapa penyekatan. Jadi orang Bekasi tetap di Bekasi, orang Depok di Depok, orang Tangerang di Tangerang. Bukannya tidak boleh, tetapi kalau mereka bergerombol, itu menimbulkan mudarat," tegasnya.
Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1446 H
Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Syawal 1446 H pada Sabtu (29/3). Proses sidang akan diawali dengan Seminar Posisi Hilal Awal Syawal pukul 16.30 WIB hingga menjelang magrib.
Kemenag turut mengundang perwakilan duta besar negara sahabat, ahli falak, serta perwakilan dari ormas Islam. Selain itu, hadir pula perwakilan dari LAPAN, BMKG, BRIN, Planetarium Bosscha, dan instansi terkait lainnya.
Sidang isbat akan digelar sekitar pukul 18.45 WIB secara tertutup. Hasilnya akan diumumkan melalui konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Reporter: Rahmat Baihaqi/Merdeka
Advertisement
