955 Ribu Kendaraan Mudik Tinggalkan Jabotabek di H-5 Lebaran 2025

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengingatkan, puncak arus mudik Idul Fitri 1446H/2025 diprediksi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025.

oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana Diperbarui 27 Mar 2025, 16:00 WIB
Diterbitkan 27 Mar 2025, 16:00 WIB
955 Ribu Kendaraan Mudik Tinggalkan Jabotabek di H-5 Lebaran 2025
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 955.923 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek via jalan tol pada H-10 hingga H-5 Lebaran 2025... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 955.923 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek via jalan tol pada H-10 hingga H-5 Lebaran 2025, atau pada periode Jumat-Rabu (21-26 Maret 2025)

Data pergerakan mudik Lebaran 2025 tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 1,5 persen jika dibanding dengan periode libur Idul Fitri 2024 (941.496 kendaraan), atau naik 13,0 persen jika dibandingkan dengan lalin normal (845.998 kendaraan)," jelas Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, Kamis (27/3/2025).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah, mayoritas sebanyak 469.762 kendaraan atau 49,1 persen menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung). Sementara 284.373 kendaraan (29,7 persen) menuju arah barat (Merak), dan 201.788 kendaraan (21,1 persen) menuju arah selatan (Puncak).

Berikut rincian pergerakan mudik Lebaran 2025 via jalan tol dari Jabotabek hingga H-5:

1. Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 282.994 kendaraan, meningkat sebesar 72,1 persen dari lalin normal.

Sedangkan lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 186.768 kendaraan, lebih rendah 2,3 persen dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 469.762 kendaraan, meningkat sebesar 32,1 persen dari lalin normal.

2. Arah Barat (Merak)

Kemacetan Panjang Pemudik di Pintu Tol Cikupa
Foto udara menunjukkan kendaraan terjebak macet di gerbang masuk tol Cikupa, Tangerang, Banten, Kamis (28/4/2022). Memasuki H-4 Hari Raya Idulfitri 1443 H atau Lebaran 2022, kendaraan pemudik dengan menggunakan kendaraan pribadi mengular di pintu tol Cikupa arah Merak. Kemacetan terjadi kurang lebih hingga dua km meter. (Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 284.373  kendaraan, lebih rendah 0,8 persen dari lalin normal.

3. Arah Selatan (Puncak)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 201.788 kendaraan, lebih rendah 1,0 persen dari lalin normal.

192 Ribu Kendaraan di H-5

Khusus pada H-5 Lebaran 2025, Lisye melanjutkan, lalu lintas meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat mencapai 192.244 kendaraan. Meningkat 42,8 persen dari lalin normal (134.660 kendaraan).

Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan cukup tinggi pada arus lalu lintas menuju wilayah timur, khususnya arus lalu lintas ke arah Trans Jawa dan arah Bandung di Rabu (26/3/2025) kemarin.

"Pada GT Cikampek Utama dengan total 78.363 kendaraan atau naik 191,1 persen dari lalu lintas normal (26.917 kendaraan). Sedangkan untuk GT Kalihurip Utama tercatat total 33.300 kendaraan atau naik 18,0 persen dari lalu lintas normal (28.221 kendaraan)," papar Lisye.

 

Puncak Arus Mudik 28 Maret

Lalu Lintas Tol Jakarta-Semarang Kembali Normal 2 Arah Usai One Way Arus Mudik
Situasi arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. Lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Semarang kembali normal dua arah setelah penerapan one way arus mudik berakhir pada Selasa (9/4/2024) siang. (Foto: PT Jasa Marga)... Selengkapnya

Lisye juga kembali mengingatkan, puncak arus mudik Idul Fitri 1446H/2025 diprediksi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025. Ia mengimbau pengguna jalan untuk menghindari perjalanan di waktu puncak serta menghindari perjalanan di waktu favorit seperti pada pagi hari dan malam hari untuk menghadapi penumpukan kendaraan. 

"Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM, saldo kartu uang elektronik, dan mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan," kata dia. 

"Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rencana pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dilakukan berdasarkan diskresi Kepolisian. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android," pungkasnya. 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global
Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya