Liputan6.com, Jakarta - Lebaran 2025 telah berlalu, saatnya kembali ke perantauan. Namun, arus balik seringkali diwarnai kemacetan panjang dan potensi bahaya. Kementerian Perhubungan dan Polri memprediksi puncak arus balik lebaran akan terjadi pada 6-7 April 2025. Berbagai strategi telah disiapkan untuk memastikan perjalanan pulang pemudik berjalan lancar dan aman.
Polda Sumbar memberikan imbauan penting terkait keselamatan berkendara saat arus balik. Mereka menekankan pentingnya mengecek kondisi kendaraan, memastikan kondisi fisik prima, dan memilih waktu perjalanan yang tepat untuk menghindari kemacetan.
Advertisement
Baca Juga
"Kami tidak henti-hentinya mengingatkan agar para pengendara berhati-hati, tetap mengutamakan keselamatan daripada kecepatan saat berkendara," kata Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Agung Pranajaya dilansir dari Antara, Jumat (4/4/2025).
Perencanaan yang matang merupakan kunci utama. Memilih tanggal dan waktu keberangkatan yang tepat dapat mengurangi risiko terjebak macet. Pantau informasi arus balik Lebaran melalui berita dan media sosial untuk menentukan waktu terbaik. Dengan begitu, Anda bisa menghindari puncak kepadatan kendaraan dan menikmati perjalanan yang lebih lancar.
Polda Sumbar memberikan beberapa anjuran praktis untuk memastikan perjalanan arus balik yang aman dan nyaman. Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Cek Kondisi Kendaraan:Â Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima dan layak jalan sebelum memulai perjalanan. Periksa rem, ban, lampu, dan komponen penting lainnya.
- Kondisi Fisik Prima:Â Istirahat yang cukup sebelum perjalanan sangat penting. Hindari mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk.
- Cukup Bahan Bakar:Â Pastikan tangki bahan bakar terisi penuh sebelum berangkat. Kehabisan bensin di tengah jalan dapat menimbulkan masalah serius.
- Patuhi Aturan Lalu Lintas:Â Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan adalah prioritas utama.
Pilih Rute yang Aman
Perencanaan perjalanan yang matang akan sangat membantu dalam menghindari kemacetan dan potensi masalah lainnya. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:
- Pilih Tanggal dan Waktu Keberangkatan: Hindari tanggal dan jam puncak arus balik. Pantau informasi lalu lintas melalui media resmi.
- Pilih Rute yang Aman: Pilih rute yang telah Anda kenal dan hindari jalur yang rawan macet atau kecelakaan. Manfaatkan aplikasi navigasi untuk mencari jalur alternatif.
- Istirahat Berkala: Berhentilah di tempat yang aman dan nyaman untuk beristirahat setiap beberapa jam perjalanan. Hindari kelelahan yang dapat memicu kecelakaan.
- Perlengkapan Darurat: Siapkan perlengkapan darurat seperti P3K, ban serep, dongkrak, dan peralatan lainnya.
- Bekal Perjalanan: Bawalah bekal makanan dan minuman yang cukup, serta obat-obatan jika diperlukan.
Di sepanjang ruas tol Cikopo-Palimanan, tersedia beberapa rest area yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi bahan bakar dan beristirahat, seperti di KM 166 A, KM 164 B, KM 130 A dan B, KM 102 A, KM 101 B, dan KM 86 A. Manfaatkan fasilitas ini untuk menjaga stamina dan keselamatan Anda.
Advertisement
