Liputan6.com, Jakarta - Musim 2025 bagi Lionel Messi di Inter Miami dimulai dengan tensi tinggi. Ia dikenai denda usai melakukan kontak fisik dengan asisten pelatih New York City FC, Mehdi Ballouchy. Masih terkait Messi, seorang wasit harus menerima larangan bertugas akibat insiden permintaan tanda tangan kepada bintang Argentina tersebut.
Dalam pertandingan MLS yang berlangsung di Stadion Chase, Inter Miami harus berjuang dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Tomas Aviles dikartu merah, hanya beberapa saat setelah mencetak gol pembuka.
Baca Juga
NYCFC kemudian membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol sebelum Messi memberikan assist krusial bagi Telasco Segovia untuk menyamakan kedudukan di menit ke-100.
Advertisement
Setelah peluit panjang berbunyi, Lionel Messi terlibat dalam perselisihan dengan wasit Alexis Da Silva. Saat meninggalkan lapangan, ia terekam melakukan konfrontasi dengan Ballouchy, di mana tangan kanannya tampak menyentuh bagian belakang leher sang pelatih.
MLS lalu merilis pernyataan resmi bahwa Komite Disiplin telah menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Messi atas pelanggaran kebijakan menyentuh wajah, kepala, atau leher lawan. Dalam keputusan serupa, rekan setimnya, Luis Suarez, juga menerima denda akibat insiden panas yang terjadi di babak pertama pertandingan.
Minta Tanda Tangan Lionel Messi, Wasit Ini Dihukum Berat
Dalam duel panas yang penuh tensi, Suarez terlibat dalam insiden fisik dengan bek Chicago Fire, Birk Risa, dengan mencengkram lehernya setelah wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Sebelumnya, Messi juga menjadi pusat perhatian dalam leg pertama pertandingan Liga Champions CONCACAF antara Inter Miami dan Sporting Kansas City pada 19 Februari. Setelah Inter Miami mengamankan kemenangan tipis 1-0, wasit Ortiz Nava mendekati Messi dan secara tak terduga meminta tanda tangan untuk anggota keluarganya yang berkebutuhan khusus.
CONCACAF kemudian menilai tindakan tersebut melanggar etika profesional dalam dunia perwasitan, menyatakan bahwa perilaku Nava tidak sesuai dengan Kode Etik Konfederasi untuk ofisial pertandingan.
Dalam pernyataan resmi, disebutkan bahwa Nava telah mengakui kesalahannya, meminta maaf dan menerima sanksi disiplin yang dijatuhkan kepadanya.
Advertisement
Inter Miami Melaju ke Babak 16 Besar Liga Champions CONCACAF
Menurut ESPN, CONCACAF menjatuhkan hukuman skorsing enam bulan kepada Nava, meskipun ia masih diperbolehkan memimpin pertandingan di liga domestik yakni Meksiko.
Sementara itu, Inter Miami mempertegas keunggulan atas Sporting dengan meraih kemenangan 3-1 di leg kedua berkat gol dari Messi dan Suarez.
Dengan agregat kemenangan 4-1, tim asuhan Javier Mascherano melaju ke babak 16 besar.
