Tips Mengerjakan TOEFL, Panduan Lengkap Meraih Skor Tinggi

Pelajari tips dan trik jitu untuk meningkatkan skor TOEFL Anda. Panduan lengkap persiapan dan strategi menghadapi tes TOEFL dari para ahli.

oleh Shani Ramadhan Rasyid Diperbarui 26 Mar 2025, 13:14 WIB
Diterbitkan 26 Mar 2025, 13:14 WIB
tips trik toefl
tips trik toefl ©Ilustrasi dibuat AI... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang paling banyak digunakan di dunia. Bagi banyak orang, meraih skor TOEFL yang tinggi menjadi syarat penting untuk melanjutkan studi, melamar pekerjaan, atau mendapatkan beasiswa. Namun, menghadapi tes TOEFL bukanlah hal yang mudah tanpa persiapan yang matang. Artikel ini akan membahas berbagai tips dan trik jitu untuk membantu Anda meraih skor TOEFL yang optimal.

Memahami Format dan Struktur Tes TOEFL

Langkah pertama dalam persiapan TOEFL adalah memahami dengan baik format dan struktur tes ini. TOEFL terdiri dari empat bagian utama:

  • Listening Comprehension
  • Structure and Written Expression
  • Reading Comprehension
  • Writing (TWE - Test of Written English)

Masing-masing bagian memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Listening Comprehension menguji kemampuan Anda memahami percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris. Structure and Written Expression fokus pada pengetahuan tata bahasa dan kemampuan mengidentifikasi kesalahan. Reading Comprehension menilai kemampuan Anda memahami teks akademik. Sementara Writing menguji kemampuan menulis esai argumentatif dalam bahasa Inggris.

Dengan memahami struktur ini, Anda dapat menyusun strategi belajar yang lebih efektif dan terarah. Misalnya, jika Anda merasa lemah di bagian Listening, Anda bisa mengalokasikan lebih banyak waktu untuk berlatih mendengarkan percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris.

Strategi Umum Persiapan TOEFL

Berikut beberapa strategi umum yang dapat Anda terapkan dalam persiapan menghadapi tes TOEFL:

  1. Mulai persiapan jauh-jauh hari: Idealnya, mulailah persiapan TOEFL setidaknya 3-6 bulan sebelum tanggal tes. Ini memberi Anda cukup waktu untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan.
  2. Tentukan target skor: Tetapkan target skor yang realistis berdasarkan kemampuan awal Anda dan persyaratan institusi yang Anda tuju.
  3. Lakukan tes diagnostik: Ambil tes TOEFL simulasi untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan Anda di setiap bagian.
  4. Buat jadwal belajar terstruktur: Alokasikan waktu untuk mempelajari setiap bagian tes secara teratur.
  5. Gunakan materi persiapan berkualitas: Investasikan pada buku persiapan TOEFL terbaik atau kursus online yang terpercaya.
  6. Perbanyak latihan: Kerjakan sebanyak mungkin soal latihan untuk membiasakan diri dengan format tes.
  7. Tingkatkan kemampuan bahasa Inggris secara umum: Selain berlatih soal TOEFL, tingkatkan juga kemampuan bahasa Inggris Anda melalui aktivitas sehari-hari seperti menonton film berbahasa Inggris atau membaca artikel berbahasa Inggris.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini secara konsisten, Anda akan lebih siap menghadapi tes TOEFL dan meningkatkan peluang meraih skor yang tinggi.

Tips Khusus untuk Bagian Listening Comprehension

Bagian Listening Comprehension sering dianggap sebagai salah satu bagian tersulit dalam tes TOEFL. Berikut beberapa tips khusus untuk meningkatkan performa Anda di bagian ini:

  1. Latih pendengaran secara intensif: Dengarkan berbagai sumber audio berbahasa Inggris seperti podcast, berita, atau ceramah akademik secara rutin. Ini akan membantu Anda terbiasa dengan berbagai aksen dan kecepatan bicara.
  2. Fokus pada kata kunci: Saat mendengarkan, perhatikan kata-kata kunci yang sering muncul dalam pertanyaan seperti who, what, when, where, why, dan how.
  3. Latih kemampuan mencatat: Kembangkan sistem pencatatan yang efektif untuk merekam informasi penting saat mendengarkan. Gunakan singkatan dan simbol untuk menghemat waktu.
  4. Pahami struktur percakapan: Familiarisasi diri dengan struktur umum percakapan akademik dan informal dalam bahasa Inggris.
  5. Antisipasi pertanyaan: Cobalah untuk memprediksi pertanyaan yang mungkin muncul saat Anda mendengarkan. Ini akan membantu Anda fokus pada informasi yang relevan.
  6. Jangan panik jika ada kata yang tidak dimengerti: Fokus pada konteks keseluruhan daripada terpaku pada kata-kata individual yang tidak dipahami.
  7. Berlatih dengan berbagai aksen: TOEFL Listening mencakup berbagai aksen bahasa Inggris. Biasakan diri dengan aksen Amerika, Britania, Australia, dan lainnya.

Ingatlah bahwa kemampuan listening membutuhkan waktu untuk berkembang. Konsistensi dalam berlatih adalah kunci untuk meningkatkan skor Anda di bagian ini.

Strategi Jitu untuk Bagian Structure and Written Expression

Bagian Structure and Written Expression menguji pemahaman Anda tentang tata bahasa Inggris dan kemampuan mengidentifikasi kesalahan dalam kalimat. Berikut beberapa strategi untuk menghadapi bagian ini:

  1. Pelajari pola-pola kalimat umum: Familiarisasi diri dengan struktur kalimat yang sering muncul dalam tes TOEFL, seperti kalimat majemuk, klausa relatif, dan kalimat kondisional.
  2. Kuasai aturan tata bahasa dasar: Pastikan Anda memahami dengan baik aturan-aturan dasar seperti subject-verb agreement, penggunaan kata kerja bantu, dan penggunaan artikel.
  3. Latih kemampuan mengidentifikasi kesalahan: Banyak berlatih mengidentifikasi kesalahan dalam kalimat. Perhatikan kesalahan umum seperti penggunaan preposisi yang salah atau kesalahan dalam bentuk kata kerja.
  4. Pahami konteks kalimat: Selalu baca seluruh kalimat sebelum mencoba mengidentifikasi kesalahan. Konteks sangat penting dalam menentukan apakah suatu bagian kalimat benar atau salah.
  5. Waspadai "distractors": Dalam soal pilihan ganda, sering ada pilihan jawaban yang terlihat benar tapi sebenarnya salah. Berhati-hatilah dengan pilihan-pilihan ini.
  6. Pelajari idiom dan ekspresi umum: Banyak soal melibatkan penggunaan idiom atau ekspresi bahasa Inggris yang umum. Perbanyak pengetahuan Anda tentang hal ini.
  7. Gunakan metode eliminasi: Jika ragu, cobalah mengeliminasi pilihan jawaban yang jelas salah untuk meningkatkan peluang memilih jawaban yang benar.

Ingatlah bahwa bagian ini tidak hanya menguji pengetahuan tata bahasa, tetapi juga kemampuan Anda mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam konteks kalimat yang kompleks. Latihan rutin dan pemahaman mendalam tentang tata bahasa Inggris akan sangat membantu di bagian ini.

Teknik Efektif untuk Bagian Reading Comprehension

Bagian Reading Comprehension TOEFL menguji kemampuan Anda memahami teks akademik dalam bahasa Inggris. Berikut beberapa teknik efektif untuk meningkatkan performa Anda di bagian ini:

  1. Kembangkan keterampilan skimming dan scanning: Skimming membantu Anda mendapatkan gambaran umum teks dengan cepat, sementara scanning berguna untuk menemukan informasi spesifik.
  2. Baca pertanyaan terlebih dahulu: Sebelum membaca teks, lihat sekilas pertanyaan-pertanyaan yang ada. Ini akan membantu Anda fokus pada informasi yang relevan saat membaca.
  3. Identifikasi ide pokok: Latih diri untuk dengan cepat mengidentifikasi ide pokok setiap paragraf. Biasanya ide pokok terdapat di awal atau akhir paragraf.
  4. Perhatikan kata-kata penghubung: Kata-kata seperti "however", "moreover", "in contrast" dapat memberikan petunjuk tentang struktur dan alur argumen dalam teks.
  5. Perluas kosakata akademik: Perbanyak pengetahuan tentang kosakata akademik yang sering muncul dalam teks TOEFL. Gunakan daftar kosakata akademik seperti Academic Word List.
  6. Latih pemahaman kontekstual: Sering kali Anda akan menemui kata-kata yang tidak familiar. Latih kemampuan untuk memahami arti kata dari konteks kalimat atau paragraf.
  7. Manajemen waktu yang baik: Bagian Reading memiliki batasan waktu yang ketat. Latih diri untuk membaca dan menjawab pertanyaan dalam waktu yang ditentukan.
  8. Pahami berbagai jenis pertanyaan: Familiarisasi diri dengan berbagai jenis pertanyaan yang muncul seperti pertanyaan tentang ide pokok, detail, inferensi, dan kosakata dalam konteks.

Ingatlah bahwa kemampuan membaca akademik membutuhkan latihan yang konsisten. Cobalah untuk membaca artikel-artikel akademik atau jurnal ilmiah dalam bahasa Inggris secara rutin untuk meningkatkan keterampilan Anda.

Persiapan Optimal untuk Bagian Writing (TWE)

Bagian Writing atau Test of Written English (TWE) menguji kemampuan Anda menulis esai argumentatif dalam bahasa Inggris. Berikut strategi untuk mempersiapkan diri menghadapi bagian ini:

  1. Pahami format esai TOEFL: Esai TOEFL biasanya terdiri dari pendahuluan, 2-3 paragraf isi, dan kesimpulan. Familiarisasi diri dengan struktur ini.
  2. Latih menulis dengan batasan waktu: Anda hanya memiliki 30 menit untuk menulis esai. Latih diri menulis esai lengkap dalam waktu ini.
  3. Kembangkan bank ide: Siapkan beberapa contoh dan argumen untuk topik-topik umum yang sering muncul dalam TOEFL Writing seperti pendidikan, teknologi, lingkungan, dan budaya.
  4. Perkuat kemampuan tata bahasa: Pastikan Anda menguasai tata bahasa dasar dan dapat menggunakan struktur kalimat yang bervariasi.
  5. Pelajari transisi antar paragraf: Gunakan kata-kata transisi yang tepat untuk menghubungkan ide antar paragraf dan membuat esai Anda mengalir dengan baik.
  6. Latih parafrase dan penggunaan kosakata: Hindari pengulangan kata yang berlebihan. Latih kemampuan untuk mengekspresikan ide yang sama dengan kata-kata berbeda.
  7. Fokus pada koherensi dan kohesi: Pastikan argumen Anda logis dan terhubung dengan baik. Gunakan contoh dan penjelasan yang relevan untuk mendukung poin-poin Anda.
  8. Berlatih dengan berbagai topik: TOEFL Writing bisa membahas berbagai topik. Latih diri menulis tentang berbagai subjek untuk meningkatkan fleksibilitas Anda.

Ingatlah bahwa kualitas argumen dan organisasi ide lebih penting daripada panjang esai. Fokus pada menyampaikan ide Anda dengan jelas dan terstruktur dalam batas waktu yang diberikan.

Meningkatkan Kemampuan Speaking untuk TOEFL iBT

Meskipun TOEFL PBT tidak memiliki bagian Speaking, penting untuk mempersiapkan diri jika Anda berencana mengambil TOEFL iBT yang mencakup bagian Speaking. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris Anda:

  1. Latih berbicara setiap hari: Biasakan diri berbicara bahasa Inggris setiap hari, bahkan jika hanya berbicara sendiri.
  2. Rekam dan dengarkan suara Anda: Rekam diri Anda berbicara bahasa Inggris dan dengarkan kembali untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
  3. Pelajari pengucapan yang benar: Fokus pada pengucapan kata-kata yang sering salah diucapkan. Gunakan kamus online dengan fitur audio untuk mendengar pengucapan yang benar.
  4. Latih berbicara dengan batasan waktu: Dalam TOEFL iBT, Anda akan diminta berbicara dalam waktu tertentu. Latih diri untuk menyampaikan ide dalam batas waktu yang ditentukan.
  5. Perbanyak kosakata: Perluas kosakata Anda, terutama untuk topik-topik akademik dan sehari-hari yang sering muncul dalam TOEFL.
  6. Berlatih dengan native speaker: Jika memungkinkan, carilah kesempatan untuk berlatih berbicara dengan penutur asli bahasa Inggris.
  7. Gunakan aplikasi language exchange: Manfaatkan aplikasi seperti Tandem atau HelloTalk untuk berlatih berbicara dengan penutur bahasa Inggris dari seluruh dunia.
  8. Tonton dan tirukan: Tonton video berbahasa Inggris dan coba untuk menirukan cara berbicara pembicara, termasuk intonasi dan ritme bicara mereka.

Ingatlah bahwa kemampuan berbicara membutuhkan waktu untuk berkembang. Konsistensi dalam berlatih adalah kunci untuk meningkatkan kefasihan dan kepercayaan diri Anda dalam berbahasa Inggris.

Manajemen Waktu dan Strategi Tes

Manajemen waktu yang efektif sangat penting dalam tes TOEFL. Berikut beberapa strategi untuk mengoptimalkan waktu Anda selama tes:

  1. Pahami alokasi waktu untuk setiap bagian: Familiarisasi diri dengan berapa lama waktu yang diberikan untuk setiap bagian tes dan rencanakan strategi Anda sesuai dengan itu.
  2. Gunakan strategi "educated guessing": Jika Anda tidak yakin dengan jawaban, eliminasi pilihan yang jelas salah dan pilih dari opsi yang tersisa.
  3. Jangan terpaku pada satu soal: Jika ada soal yang sulit, tandai dan lanjutkan ke soal berikutnya. Kembali ke soal tersebut jika masih ada waktu.
  4. Baca instruksi dengan cermat: Pastikan Anda memahami apa yang diminta dalam setiap bagian tes. Kesalahan memahami instruksi bisa berakibat fatal.
  5. Latih dengan simulasi tes penuh: Sebelum hari H, lakukan beberapa kali simulasi tes lengkap untuk membiasakan diri dengan durasi dan intensitas tes sesungguhnya.
  6. Perhatikan transfer jawaban: Jika Anda menggunakan lembar jawaban terpisah, pastikan Anda memiliki waktu untuk mentransfer jawaban dari buku soal ke lembar jawaban.
  7. Jaga kesehatan dan stamina: TOEFL adalah tes yang panjang dan melelahkan. Pastikan Anda cukup istirahat sebelum hari tes dan jaga stamina Anda selama tes berlangsung.

Ingatlah bahwa kecepatan dan akurasi sama pentingnya dalam TOEFL. Latihan yang konsisten akan membantu Anda menemukan keseimbangan yang tepat antara kecepatan menjawab dan keakuratan jawaban.

Persiapan Mental dan Fisik Menjelang Tes

Persiapan mental dan fisik yang baik dapat membuat perbedaan besar dalam performa Anda saat tes TOEFL. Berikut beberapa tips untuk mempersiapkan diri menjelang hari H:

  1. Tidur yang cukup: Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup pada malam sebelum tes. Tidur yang berkualitas akan membantu Anda tetap fokus selama tes.
  2. Makan makanan bergizi: Konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi untuk memberikan energi yang cukup selama tes. Hindari makanan yang terlalu berat atau yang dapat mengganggu konsentrasi.
  3. Lakukan latihan ringan: Olahraga ringan seperti jalan kaki atau peregangan dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan sirkulasi darah.
  4. Praktikkan teknik relaksasi: Pelajari dan praktikkan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi untuk mengurangi kecemasan.
  5. Visualisasikan kesuksesan: Bayangkan diri Anda mengerjakan tes dengan tenang dan percaya diri. Visualisasi positif dapat membantu meningkatkan performa Anda.
  6. Persiapkan dokumen dan perlengkapan: Siapkan semua dokumen yang diperlukan dan perlengkapan tes (pensil, penghapus, dll.) sehari sebelum tes untuk menghindari kepanikan di hari H.
  7. Kenali lokasi tes: Jika memungkinkan, kunjungi lokasi tes sebelumnya untuk memastikan Anda tahu rute dan estimasi waktu perjalanan.
  8. Hindari belajar berlebihan di menit-menit terakhir: Fokus pada rileksasi dan mempertahankan kepercayaan diri daripada mencoba menghafal materi baru di saat-saat terakhir.

Ingatlah bahwa persiapan mental yang baik sama pentingnya dengan persiapan akademis. Dengan kondisi mental dan fisik yang optimal, Anda akan lebih siap menghadapi tantangan tes TOEFL.

Kesimpulan

Meraih skor TOEFL yang tinggi memang membutuhkan persiapan yang matang dan strategi yang tepat. Dengan menerapkan tips dan trik yang telah dibahas dalam artikel ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mencapai target skor yang diinginkan. Ingatlah bahwa kunci utama kesuksesan dalam TOEFL adalah konsistensi dalam belajar dan latihan.

Fokuskan persiapan Anda pada area-area yang masih lemah, sambil tetap mempertahankan dan meningkatkan kekuatan Anda di bagian-bagian lain. Jangan lupa untuk selalu menjaga keseimbangan antara persiapan akademis dan kesehatan mental serta fisik Anda.

Terakhir, percayalah pada kemampuan diri sendiri. Dengan persiapan yang baik dan mindset yang positif, Anda memiliki potensi untuk meraih hasil terbaik dalam tes TOEFL. Selamat berjuang dan semoga sukses!

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya