Arus Balik di Pelabuhan Merak Hari Ini Terpantau Mulai Padat, Sampai Kapan?

Kepadatan arus balik di Pelabuhan Merak sudah mulai terlihat berdasarkan pantauan Jumat, 04 April 2025, mulai pukul 21.00 wib hingga 22.51 wib.

oleh Yandhi Deslatama Diperbarui 05 Apr 2025, 02:11 WIB
Diterbitkan 05 Apr 2025, 02:10 WIB
Kepadatan Kendaraan Keluar Pelabuhan Merak di Arus Balik Idul Fitri 2025. (Jumat, 04/04/2025). (Yandhi Deslatama/Liputan6.com).
Kepadatan Kendaraan Keluar Pelabuhan Merak di Arus Balik Idul Fitri 2025. (Jumat, 04/04/2025). (Yandhi Deslatama/Liputan6.com).... Selengkapnya

Liputan6.com, Cilegon - Kepadatan arus balik di Pelabuhan Merak sudah mulai terlihat berdasarkan pantauan Jumat, 04 April 2025, mulai pukul 21.00 Wib hingga 22.51 Wib. Sejumlah dermaga sudah mulai terisi oleh berbagai macam jenis kendaraan dan didominasi mobil pribadi.

Begitupun saat bongkaran kapal di tujuh dermaga Pelabuhan Merak, didominasi pejalan kaki dan mobil pribadi yang menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Jawa. 

Antrean kendaraan di pintu keluar Pelabuhan Merak hingga jalan raya di depan Dermaga Eksekutif juga terjadi, ketika bongkaran kendaraan.

Kepadatan arus balik Idul Fitri di Pelabuhan Bakauheni dan Merak diprediksi berlangsung mulai Jumat, 04 April hingga Minggu, 06 April 2025.

"Diprediksi lonjakan arus balik akan terjadi mulai Jumat hingga Minggu, 04-06 April 2025 atau H+3 hingga H+5 lebaran," ujar Dirut ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, dalam keterangan resminya, Jumat, (04/04/2025).

Dalam catatan ASDP, sejak H-10 hingga H+2, ada 596.493 penumpang dan 128.575 unit kendaraan telah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu menuju Merak.

Sementara itu, dari arah sebaliknya, Pulau Jawa ke Sumatera, tercatat sebanyak 1.016.758 penumpang dan 256.698 unit kendaraan menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.

Layanan satu harga di seluruh dermaga Pelabuhan Merak dan Bakauheni juga kembali diterapkan ASDP Indonesia Ferry selama arus balik. Pemudik juga diminta membeli tiket melalui layanan resmi Ferizy agar tidak terkena harga getok.

"Kami mengingatkan agar masyarakat membeli tiket hanya melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi. Jangan membeli tiket di pelabuhan apalagi lewat calo," terangnya.

 

Simak Video Pilihan Ini:

Waspada Cuaca Buruk

Sebelum melakukan pemesanan tiket dan perjalanan, masyarakat diminta selalu memerhatikan kondisi cuaca melalui BMKG. Jika cuaca buruk, diharapkan tidak memaksakan keberangkatan demi keamanan serta kenyamanan bersama.

"Kami mengimbau pengguna jasa agar tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca," jelasnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya