Lonjakan Pengunjung di Rest Area Saat Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Optimalkan Waktu Istirahat

Direktur Bisnis Fasilitas Jalan Tol PT Jasamarga Related Business (JMRB) Bimo Esmunantyo memaparkan, adanya lonjakan pengunjung di sejumlah rest area saat arus balik lebaran 2025.

oleh Putu Merta Surya Putra Diperbarui 05 Apr 2025, 02:05 WIB
Diterbitkan 05 Apr 2025, 02:05 WIB
Ilustrasi Jasa Marga (Dok: PT Jasa Marga Tbk)
PT Jasamarga Related Business (JMRB) yang mengelola Rest Area Travoy mengimbau para pengguna jalan untuk menuju rest area selanjutnya atau mencari tempat istirahat alternatif di jalur arteri jika terjadi kepadatan. (Dok: PT Jasa Marga Tbk)... Selengkapnya

 

Liputan6.com, Jakarta Direktur Bisnis Fasilitas Jalan Tol PT Jasamarga Related Business (JMRB) Bimo Esmunantyo memaparkan, adanya lonjakan pengunjung di sejumlah rest area saat arus balik lebaran 2025. 

Dia menuturkan, sejumlah rest area mengalami peningkatan pengunjung yang cukup signifikan. Di mana, dari data pada 2 April, adanya lonjakan pengunjung khususnya jalur arus balik lebaran yang mengarah ke Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Mulai terjadi peningkatan pengunjung rest area yang berada di jalur menuju Jakarta seperti Travoy 88B Purbaleunyi, Travoy 389B Semarang-Batang, Travoy 519B dan Travoy 538B Solo-Ngawi," kata Bimo dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

Selain itu, selain menuju Jabodetabek, pada wilayah Jawa Timur juga mulai ada peningkatan pengunjung di Rest Area Travoy 66A Pandaan-Malang. Karena itu, pihaknya mengimbau agar pemudik agar mengoptimalkan waktu istirahat dengan tetap memperhatikan kapasitas rest area serta beristirahat secara bergantian.

"Kami mengimbau kepada para pemudik, untuk dapat mengoptimalkan waktu beristirahat di rest area, hal ini dilakukan guna memberi kesempatan pada pengguna jalan lain yang ingin beristirahat di  serta mencegah rest area adanya penumpukan kendaraan," paparnya.

"Sebagai langkah antisipasi dan atas diskresi Kepolisian, PT JMRB akan memberlakukan skema buka-tutup rest area apabila terjadi kepadatan yang signifikan. Hal ini, bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalan tol serta kenyamanan bagi pengguna jalan," sambungnya.

 

Lakukan Persiapan Khusus Hadapi Arus Balik Lebaran

Di sisi lain, Bimo menuturkan, PT JMRB juga telah melakukan persiapan khusus guna mengawal puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 5 hingga 6 April 2025.

"Dari sisi keamanan, Rest Area Travoy telah bekerja sama dengan Polres setempat guna mendirikan Posko Kepolisian. Serta, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan daerah guna menyediakan Posko kesehatan," imbuhnya.

Tak hanya itu, Bimo menambahkan, pihaknya juga telah menambah personel keamanan dan kebersihan di seluruh rest area. Serta, menyiapkan alur lalu lintas di rest area sebagai upaya memecah kepadatan.

"Kami juga telah bekerja sama dengan PT Pertamina Niaga terkait ketersediaan stok BBM di rest area hingga menyiagakan SPBU Modular dan motorist bilamana terdapat mobil yang mogok di ruas jalan tol," pungkasnya.

685.079 Unit Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek

Jasa Marga mencatat sebanyak 685.079 unit kendaraan pemudik telah kembali ke wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.

Data itu dihimpun sejak H+1 hingga H+2 Lebaran Idul Fitri 1446 H dari GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 32,4% jika dibandingkan lalin normal (517.468 kendaraan)," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam keterangannya, Jumat (4/5/2025).

Lisye melaporkan, mayoritas kendaraan datang dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung. Angkanya, mencapai 343.427 unit kendaraan atau secara persentase 50,1% persen.

Sementara itu, sisanya 181.344 kendaraan masuk dari arah barat (Merak), dan 160.308 kendaraan dari arah Selatan (Puncak).

Menurut Lisye, peningkatan arus balik paling terlihat di Gerbang Tol Cikampek Utama, yang mencatat lonjakan 77,9% dari lalu lintas normal. Tidak hanya itu, lalu lintas dari Bandung melalui GT Kalihurip Utama juga naik 50,6 %.

4 Gerbang Tol Utama

Lebih lanjut, Lisye menjelaskan pada H+2 libur Idul Fitri 1446H, lalu lintas yang kembali ke Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat 229.085 kendaraan, meningkat sebesar 77,8% dari lalu lintas normal.

"Pada periode H+2 libur Idulfitri 1446H (Kamis, 3 April 2025) Jasa Marga mencatat lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, untuk di GT Cikampek Utama sebanyak 73.214 kendaraan meningkat 195,5% dari lalin normal (24.776 kendaraan) serta GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan sebanyak 55.169 kendaraan meningkat 104,7% dari lalin normal (26.943 kendaraan). Untuk kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi tercatat 48.052 kendaraan meningkat sebesar 64,1% dari lalin normal (29.287 kendaraan) dan kendaraan dari arah Barat melalui GT Cikupa tercatat 52.650 kendaraan meningkat 10,1% dari lalin normal (47.828 kendaraan)", ujar Lisye

Lisye mengimbau pemudik untuk mengatur jadwal kepulangan demi menghindari puncak arus balik yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Dia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan.

"Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam mematuhi peraturan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain," ucap dia.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya