Kapal Patroli Jepang Settsu Singgah di Pelabuhan Priok, Bawa Misi Anti-Pembajakan

Kapal patroli Settsu dikirim ke perairan Asia Tenggara untuk menggalakkan kegiatan anti pembajakan.

oleh Benedikta Miranti T.V diperbarui 22 Jan 2025, 13:55 WIB
Diterbitkan 22 Jan 2025, 13:55 WIB
Kapal patroli Settsu Jepang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)
Kapal patroli Settsu Jepang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Kapal patroli milik Japan Coast Guard, Settsu, tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (22/1/2025). Kedatangan armada tersebut membawa misi utama pemberantasan pembajakan dan perampokan maritim.

Selain itu, sekitar 30 kru kapal Jepang juga akan melaksanakan serangkaian kegiatan anti-pembajakan serta latihan bersama dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) pada Jumat (24/1). 

Wakil Komandan Operasi Japan Coast Guard, Kanosue Hiroaki, menyatakan bahwa kunjungan Settsu ke Jakarta merupakan pertama kalinya dilakukan. Kapal ini dirancang untuk mendukung pelatihan bersama dan upaya penanganan tindak kriminal di perairan seperti pembajakan dan perampokan bersenjata.

"Pada kesempatan ini, kapal patroli Settsu masuk ke pelabuhan Jakarta untuk pertama kalinya dan akan melakukan latihan bersama dengan Bakamla terkait penanganan kejahatan di laut," ujar Hiroaki kepada media di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (22/1). 

Japan Coast Guard telah mengerahkan kapal patroli dan pesawat setiap tahun ke perairan Asia Tenggara sejak tahun 2000, sebagai tanggapan atas insiden pembajakan besar, termasuk kasus Alondra Rainbow pada 1999. Misi ini juga melibatkan kerja sama teknis seperti pelatihan bersama, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran informasi dengan lembaga penjaga pantai di negara-negara pelabuhan.

Settsu merupakan kapal patroli ke-50 yang dikerahkan Jepang dalam upaya menciptakan stabilitas maritim di kawasan. Latihan bersama ini menandai salah satu langkah penting dalam memperkuat kerja sama maritim antara Indonesia dan Jepang, sekaligus berkontribusi pada visi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Komitmen bagi Kawasan Indo-Pasifik

Wakil Komandan Operasi Japan Coast Guard, Kanosue Hiroaki, saat kedatangan Kapal Settsu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)
Wakil Komandan Operasi Japan Coast Guard, Kanosue Hiroaki, saat kedatangan Kapal Settsu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)... Selengkapnya

Menurut Hiroaki, kerja sama dengan Bakamla RI menjadi salah satu elemen kunci dalam menciptakan supremasi hukum di kawasan perairan.

"Kerja sama antara Japan Coast Guard dan Bakamla adalah langkah penting menuju realisasi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, dengan prinsip supremasi hukum yang kuat," tambahnya.

Selain itu, ia menekankan tingginya semangat dari Kapten Kawasaki beserta kru kapal Settsu dalam menjalankan latihan bersama ini.

Kegiatan ini juga menjadi bukti hubungan erat antara Indonesia dan Jepang yang telah terjalin selama beberapa dekade, tidak hanya di sektor keamanan maritim tetapi juga di berbagai bidang lainnya.

Rangkaian Kegiatan Bersama Bakamla RI

Kapal patroli Settsu Jepang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)
Kapal patroli Settsu Jepang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)... Selengkapnya

Kapal Settsu akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok hingga Minggu (26/1) dan latihan bersama dengan Bakamla RI dilakukan pada Jumat (24/1).

Selama kunjungan ini, berbagai aktivitas direncanakan untuk mempererat hubungan kedua lembaga penjaga pantai, termasuk berbagi pengalaman dan memperkuat kemampuan penanganan ancaman di laut.

"Melalui latihan bersama ini, kami berharap hubungan antara Indonesia dan Jepang semakin mendalam," lanjut Hiroaki.

Sementara itu, Sekretaris Utama Bakamla RI Laksamada Samuel Kowaas menambahkan bahwa latihan bersama di Teluk Jakarta tidak terbatas pada upaya pemberantasan perampokan namun juga upaya melakukan tindakan-tindakan penyelamatan.

"Bila ada kapal yang memerlukan pertolongan, ada orang jatuh di laut, dan lain-lain. Itu juga nanti ada bagian yang akan dilatih," jelas dia. 

Infografis Kunjungan Kenegaraan Kaisar Jepang Naruhito ke Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kunjungan Kenegaraan Kaisar Jepang Naruhito ke Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya