Industri Manfaatkan Momen Ramadan Lawan Hoaks soal Kelapa Sawit

Tiga asosiasi hilir sawit membagikan bantuan sosial sekaligus memperkenalkan kebaikan produk turunan sawit kepada masyarakat sehingga isu negatif seputar sawit dapat dicegah.

oleh Septian Deny Diperbarui 29 Mar 2025, 13:00 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2025, 13:00 WIB
[Bintang] Jadwal Sholat, Imsakiyah dan Buka Puasa Hari ke-23, 8 Juni 2018
Lebaran semakin mendekat, tapi jangan lupa sama jadwal sholat, imsakiyah dan buka puasa Ramadan 2018 ya. (Ilustrasi: Pexels.com)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Momen Ramadan, tiga asosiasi hilir sawit membagikan bantuan sosial kepada pesantren dan yayasan yatim piatu. Ketiga asosiasi tersebut adalah Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN), dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI).

Kegiatan bakti sosial ini juga bagian memperkenalkan kebaikan produk turunan sawit kepada masyarakat sehingga isu negatif seputar sawit dapat dicegah. Saat ini, banyak informasi hoaks mengenai sawit yang menyebar di masyarakat dengan tujuan membangun kebencian terhadap produk sawit.

Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang telah dijalankan ini karena menunjukkan kontribusi dan manfaat positif produk hilir sawit bagi masyarakat.

“Kami mendukung program hilirisasi Presiden Prabowo sesuai asta cita. Karena itulah harapan kami, semoga Bapak Presiden dapat memberikan kepastian regulasi supaya industri hilir semakin meningkat kinerjanya dan makin berperan bagi Indonesia,” ungkap dia dikutip Sabtu (29/3/2025).

Merujuk data Kementerian Perindustrian RI, Pada tahun 2023, nilai ekonomi industri kelapa sawit diperkirakan sekitar Rp. 750 Triliun (3,5% PDB Nasional tahun 2023).

Sektor ini menyumbang devisa ekspor hingga USD28,45 Miliar yang setara dengan Rp455 Triliun. Selanjutnya, nilai ekspor yang sedemikian besar ini didominasi oleh produk turunan kelapa sawit, dimana sekitar 93,5% volume ekspor merupakan produk olahan minyak sawit.

Adapun Bantuan sembako yang diberikan sangatlah beragam antara lain minyak goreng dan makanan yang mengandung produk turunan sawit. Ratusan bantuan ini diserahkan kepada tiga yayasan yatim piatu dan pesantren yang tersebar di Jakarta, Bogor, dan Depok.

Simbolisasi penyerahan bantuan dilakukan di Panti Asuhan Riyadhush Sholihin Kebayunan, Depok, Jawa Barat, Jumat (21 Maret 2025). Bantuan juga diserahkan ke lembaga lain yaitu Pesantren Yatim dan Dhuafa Assa’adah (Jakarta Selatan) dan Dompet Yatim&Dhuafa (Depok).

 

 

 

 

Promosi 1

Ramadan jadi Momen Pelaku Industri Kenalkan Kelapa Sawit

Jangan Tertipu! Ini Cara Sederhana Membedakan Minyak Goreng Asli vs Daur Ulang  Cover
Ilustrasi minyak goreng dalam kemasan/copyright freepik.com/Mateus Andre... Selengkapnya

 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memanfaatkan momen Ramadan untuk berbagi sekaligus menjelaskan manfaat kelapa sawit bagi kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikan pada acara penyaluran bantuan kepada anak yatim piatu bersama Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) dan dan PT Astra Agro Lestari Tbk.

Ketua Kompartemen Media Relation GAPKI, Fenny Sofyan, berbagi cerita tentang sawit dalam bahasa yang mudah dipahami kepada puluhan anak-anak yang hadir dalam kegiatan ini.

“Saya ingin mengajak adik-adik untuk mencintai komoditas dalam negeri yang dimana sawit indonesia tidak dalam pemenuhan pangan Indonesia namun juga global,” ajak Fenny.

Fenny mengatakan, hampir 24 jam dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat selalu terhubung dengan produk turunan kelapa sawit. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sawit dalam kehidupan.

"Sawit itu buahnya kecil-kecil, mirip anggur, dengan warna merah. Dari buah sawit ini, diperas untuk menghasilkan berbagai macam produk. Produk pertama yang dihasilkan adalah minyak goreng,” jelas Fenny

 

Produk Lain

Dinginkan minyak dan buang ke dalam wadah tertutup
Dinginkan sisa minyak goreng dan buang ke dalam wadah tertutup. (Foto: Freepik/bublikhaus)... Selengkapnya

Selain minyak goreng, sawit juga ada dalam banyak produk lain, baik makanan maupun non-makanan. Misalnya, gliserin pada hand body, serta lipstik, blush on, sampo, pasta gigi seperti Pepsodent, dan produk lainnya dari ujung kepala hingga kaki.

“Semua makanan, baik itu makanan ringan maupun lainnya, mengandung sawit. Misalnya, es krim, coklat, dan banyak produk lainnya,” jelas Fenny.

Yang lebih hebat lagi, sawit mengandung banyak manfaat kesehatan. Salah satunya, minyak goreng sawit yang kaya akan vitamin A dan E. “Kandungan vitamin A dalam sawit bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan wortel,” tambah dia.

Lebih lanjut, Fenny menyampaikan, industri sawit memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. “Saat ini, lebih dari 16 juta orang menggantungkan hidupnya pada sawit,” jelas Fenny.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya