Sandiaga Uno Akui Berat Lawan Ahok, Ini Alasannya

Sandiaga menargetkan dapat merebut perhatian para pemilih yang tidak akan memilih Ahok.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 27 Agu 2016, 18:10 WIB
Diterbitkan 27 Agu 2016, 18:10 WIB
Saat Ahok dan Sandiaga Uno Beda Pendapat Soal Demo Taksi
Ternyata pesaing Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017, Sandiaga Uno, punya pendapat berbeda soal demo taksi hari ini. Seperti apa perbedaan itu?

Liputan6.com, Jakarta - Bakal Calon Gubernur DKI Sandiaga Uno mengakui cukup berat untuk dapat mengalahkan calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sandiaga berkaca pada hasil survei yang diterimanya yang menyebutkan, 17 persen pemilih DKI adalah pendukung Ahok yang terbilang tangguh.

"Tugas saya berat karena ada disebut pendukung die hard-nya beliau 17 persen," ujar Sandiaga pada diskusi Pilkada di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8/2016).

Meski begitu, Sandiaga menyebut masih ada sekitar 40 persen pemilih yang belum menjatuhkan pilihan di Pilkada DKI 2017. Pemilih itulah yang akan dia tarik untuk memilihnya.

"33 persen tidak akan memilih incumbent, yang belum menjatuhkan pilihan atau undecide voter antara 30-4 persen. Nah, di sini saya perlu turun ke bawah menyerap aspirasi mereka, mengedepankan hati dan pikiran," jelas Sandiaga.

Sandiaga menargetkan dapat merebut perhatian para pemilih yang tidak akan memilih petahana, untuk memilih dia.

"Saya ingin 35 persen murni memilih saya karena tidak ingin pilih incumbent, benar-benar jatuh hati pilih saya," ujar Sandiaga. "Saya yakin, mayoritas Jakarta menginginkan pemimpin baru," dia memungkasi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya