Kondisi Korban Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Membaik

Tim medis Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta hingga Senin siang masih merawat Romo Prier dan dua anggota jamaat.

oleh Raden Trimutia Hatta diperbarui 12 Feb 2018, 13:45 WIB
Diterbitkan 12 Feb 2018, 13:45 WIB

Liputan6.com, Yogyakarta - Tiga korban penyerangan di Gereja Santa Lidwina, Sleman, termasuk Romo Prier, masih dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, tidak ada tempat bagi para pelaku intoleransi, untuk hidup di tanah air.

Seperti ditayangkan Liputan6 Siang SCTV, Senin (12/2/2018), tim medis Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta hingga Senin siang masih merawat Romo Prier dan dua anggota jamaat. Sedangkan Aiptu Munir, polisi yang melumpuhkan pelaku dengan senjata tajam sudah diizinkan rawat jalan.

Uskup Agung Semarang, Robertus Rubiatmoko, mengatakan keadaan Romo saat ini sudah membaik. Romo bahkan sudah bisa bercanda. "Beruntung sekali tidak ada luka yang parah," katanya.

Suliyono, mahasiswa warga Banyuwangi Jawa Timur, secara tiba-tiba menyerang jemaat yang mengikuti misa pagi di Gereja Santa Lidwina Sleman, pada Minggu pagi. Akibatnya lima orang terluka termasuk polisi yang menghentikan tindakan Suliyono.

Atas berbagai kejadian yang menimpa pemuka agama dua pekan belakangan, Presiden Joko Widodo menegaskan tak akan ada tempat bagi pelaku intoleransi.

"Kita tidak memberikan tempat secuilpun kepada orang-orang yang melakukan, mengembangkan, menyebarkan intoleransi di negara kita," terang Presiden Joko Widodo.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya