Polda Metro Jaya Kerahkan 20 Ribu Personel Amankan May Day

Ketua KSPI Jakarta mengatakan, akan ada sekitar 150 buruh yang turun ke jalan memperingati May Day.

oleh Maria Flora diperbarui 30 Apr 2018, 15:12 WIB
Diterbitkan 30 Apr 2018, 15:12 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Dua Serikat Buruh di Jakarta yakni Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersiap jelang aksi hari buruh esok. Mereka mulai menata bendera serikat hingga menyiapkan mobil orasi. Tercatat, ada sekitar 150 ribu buruh yang akan turun ke jalan.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (30/4/2018), tuntutan Tritura plus akan mereka suarakan di depan Istana Negara. Pertama turunkan harga beras, listrik, dan bbm. Kedua, tolak upah murah dan menolak tenaga kerja asing (TKA) buruh kasar dari China.

"Kita tetap pada prinsip bahwa May Day bukan untuk libur. Namun, May Day itu adalah hari untuk menuntut sejumlah isu yang akan kita sampaikan. Dalam May Day besok kita akan kerahkan 150 ribu orang," terang Ketua KSPI Jakarta, Winarso.

Sementara itu, polisi juga bersiap mengamankan aksi. Pagi tadi, sebanyak 900 personel Kepolisian Jakarta Utara mengikuti apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid Agustiadi. Dia mengimbau seluruh jajarannya untuk mengedepankan unsur preventif.

Secara total, Polda Metro Jaya akan menurunkan 20 ribu personel untuk mengamankan aksi massa pada Hari Buruh.

"Intinya kita sepakat bahwa kegiatan besok akan dilaksanakan aman dan lancar," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Rencananya ada sejumlah lokasi yang akan didatangi massa, antara lain, Istana Negara, Istora Senayan, Balai Kota, Kemnakertrans, dan Gedung DPR. Polisi juga akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi tersebut.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya