Apresiasi untuk Aksi Anthony Ginting, Pahlawan Bulu Tangkis Indonesia

Meski kalah dari pebulutangkis China, Shi Yuqi, perjuangan Anthony Ginting patut dapatkan apresiasi tinggi.

oleh Maria Flora diperbarui 23 Agu 2018, 08:15 WIB
Diterbitkan 23 Agu 2018, 08:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Anthony Sinisuka Ginting kalah saat menghadapi pebulutangkis China. Namun, perjuangan yang diberikan Anthony hingga titik akhir kemampuan fisiknya, pantas mendapat apresiasi.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (23/8/2018), ketika melawan pebulutangkis China, Shi Yuqi, Anthony Ginting tampil luar biasa. Memenangi game pertama 21-14, Anthony Ginting kalah di gim kedua lewat drama deuce 21-23.  

Pada gim ketiga, Anthony Ginting mengalami cidera saat kedudukan sama kuat 19-19. Terlihat jelas pebulutangkis berusia 21 tahun ini tak kuasa menahan sakit yang dideritanya. 

Namun, keinginan Anthony untuk tetap melanjutkan pertandingan tak terwujud. Anthony kembali cidera dan akhirnya memutuskan mundur dari pertandingan. Shi Yuqi yang menjadi lawan Anthony memberikan apresiasi dengan mendatangi Anthony.

Publik di Istora Senayan pun memberikan tepuk tangan yang meriah kepada Anthony, termasuk Presiden Jokowi yang menyaksikan langsung pertandingan. 

Di dua pertandingan sebelumnya ketika melawan India di perempat final, dan Jepang di semifinal, Anthony Ginting adalah satu-satunya pemain yang harus bertanding hingga tiga gim. Kekuatan fisik Anthony memang akhirnya berujung kekalahan.

Tapi perjuangan hingga puncak batas yang ditampilkan oleh Anthony Sinisuka Ginting layak mendapat apresiasi.  (Karlina Sintia Dewi)

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya