Pemprov DKI Jakarta Lelang Jabatan untuk 12 Posisi

Lelang itu dapat diikuti oleh PNS di DKI Jakarta ataupun nasional.

oleh Ika Defianti diperbarui 15 Nov 2019, 16:06 WIB
Diterbitkan 15 Nov 2019, 16:06 WIB
Sekda Pemrov DKI Saefullah (Liputan6.com/M Radityo)
Sekda Pemrov DKI Saefullah (Liputan6.com/M Radityo)

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menyatakan, Pemprov DKI Jakarta membuka lelang jabatan untuk 12 posisi. Lelang itu, kata Saefullah, dapat diikuti oleh PNS di DKI Jakarta ataupun nasional.

"Jadi memang sekarang ini sistemnya sudah begitu. Kalau ada kekosongan, open bidding (lelang jabatan) untuk eselon II dan eselon I," kata Saefullah di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Lelang jabatan secara nasional adalah untuk posisi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda serta Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Lalu untuk Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi serta Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup.

Sedangkan posisi yang dapat diikuti oleh PNS DKI, yakni Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kepala Dinas Pendidikan.

Selanjutnya yakni untuk Wakil BPKD, Wakil Bappeda, Wakil Dinas Lingkungan Hidup, Wakil Dinas Perhubungan dan Kepala Biro Umum.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sri Mahendra serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan DKI Jakarta Edy Junaidi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Alasan Mengundurkan Diri

Mahendra mengungkapkan, alasan dirinya mundur lantaran saat ini Pemprov DKI membutuhkan Bappeda yang bekerja lebih cepat, terutama dalam penyusunan anggaran.

"Situasi dan kondisi yang terjadi saat ini yang membutuhkan kinerja Bappeda yang lebih baik lagi, saya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dengan harapan agar akselerasi dapat lebih ditingkatkan," ucap Mahendra.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Khaidir menyebut alasan Edy Junaidi mundur dan meminta menjadi staf biasa dari Disparbud.

"Dia hanya menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya dan jadi staf di anjungan dinas pariwisata," ucapnya.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya