Seluruh Pintu Stasiun MRT Jakarta Sudah Bisa Digunakan

Sejumlah pintu masuk MRT Jakarta ditutup karena hujan deras yang mengguyur pada Selasa siang.

oleh Ika Defianti diperbarui 17 Des 2019, 18:19 WIB
Diterbitkan 17 Des 2019, 18:19 WIB
Petugas tengah membersihkan genangan air di depan Stasiun Senayan. (Twitter MRT Jakarta @mrtjakarta)
Petugas tengah membersihkan genangan air di depan Stasiun Senayan. (Twitter MRT Jakarta @mrtjakarta)

Liputan6.com, Jakarta - Seluruh pintu stasiun bawah tanah MRT Jakarta sudah mulai digunakan kembali. Sejumlah eskalator di stasiun MRT sempat dimatikan karena adanya genangan di sekitar stasiun yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman.

"Seluruh pintu pada tiap stasiun, sudah dapat digunakan," seperti yang dikutip di media sosial twitter @mrtjakarta, Selasa (17/12/2019).

Sebelumnya, sejumlah pintu masuk MRT Jakarta ditutup karena hujan deras yang mengguyur pada Selasa siang ini (17/12/2019). Hal ini karena adanya genangan air di beberapa pintu masuk stasiun.

"Dikarenakan curah hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan adanya genangan air di beberapa pintu masuk stasiun, maka ada beberapa eskalator dan pintu masuk yang ditutup," tulis akun resmi MRT @mrtjakarta.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Eskalator Mati

Stasiun MRT Setiabudi
Stasiun MRT Setiabudi (foto: akun twitter @mrtjakarta)

MRT Jakarta menginformasikan, Stasiun Bundaran HI eskalator pintu A dan D mati. Stasiun Senayan eskalator pintu D mati, kemudian Stasiun Istora eskalator pintu A dan D mati.

"Stasiun Setiabudi eskalator seluruh pintu mati. Stasiun Bendungan Hilir eskalator pintu C mati, dan eskalator pintu D stasiun Dukuh Atas BNI mati," tulis MRT.

MRT Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut." Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis MRT dalam instastori Instagram MRT Jakarta.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya