Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan (Tamhut) Kota Jakarta Selatan memastikan pelayanan makam berjalan optimal saat libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
"Kami sudah melakukan pembersihan dan perapihan petak makam sebelum atau saat peziarah melakukan kunjungan makam," kata Kepala Sudin Tamhut Jakarta Selatan, Djauhar Arifien seperti dilansir Antara/
Advertisement
Baca Juga
Penerbangan Kelas Bisnis Garuda Indonesia Padang-Batam Tembus Rp15 Juta Saat Libur Lebaran, Tuai Pro Kontra Warganet
Daftar Rekomendasi Wisata Religi yang Wajib Dikunjungi saat Libur Lebaran di Jateng, Jatim dan Jabar
Kronologi Satu Keluarga Wisatawan Tertimpa Pohon Pinus di New Sekipan Karanganyar, Bocah 12 Tahun Meninggal
Arifien menambahkan pelayanan administrasi makam yang salah satunya Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) juga beroperasi selama 24 jam.
Advertisement
Selain itu, lanjut dia, selama cuti bersama, personel di lapangan juga memberikan pelayanan pemakaman, mulai dari proses pemakaman, tenda, hingga penyediaan alat penunjang lainnya secara gratis sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No 3 Tahun 2007.
Ditambahkan Djauhar, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan saat berziarah, pihaknya juga menyiagakan puluhan personel di setiap tempat pemakaman umum (TPU).
Untuk TPU berukuran besar seperti di TPU Tanah Kusir, Menteng Pulo, Kampung Kandang dan Srengseng Sawah diterjunkan 25 personel.
Sedangkan, TPU lainnya personel bersiaga minimal 10 hingga 15 orang.
"Diprediksi untuk peziarah akan terus ramai hingga 5 sampai 6 April, mengingat arus balik belum terasa di Jakarta, jadi warga juga kemungkinan masih berlibur di rumah sanak saudara dan belum sempat berziarah," jelasnya.
Â
Apresiasi
Sementara, penziarah di TPU Menteng Pulo, Akbar (38) mengapresiasi petugas makam yang rutin melakukan pembersihan sehingga area pemakaman terasa asri dan nyaman.
"Alhamdulillah, makamnya bersih, fasilitas parkir dan lainnya juga terjaga," ucap Akbar.
Kemudian, salah seorang pedagang bunga tabur di lokasi mengaku selama momen Lebaran ini dirinya bisa meraih omzet Rp500 ribu hingga Rp800 ribu.
"Lumayan kalau lagi musim ziarah ini, sehari minimal Rp 500.000 saat hari pertama Lebaran kemarin, saya dapat Rp 800 ribu," ucap pedagang bernama Aminah.
Â
Advertisement
