Menjelajahi Keindahan Pulau Morotai, Surga Tersembunyi di Maluku Utara

Morotai memikat dengan keindahan lautnya yang sebening kristal, gugusan pulau kecil yang eksotis, serta kehidupan bawah laut yang kaya akan terumbu karang dan spesies laut yang unik

oleh Panji Prayitno Diperbarui 26 Feb 2025, 06:00 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 06:00 WIB
Menjelajahi Keindahan Pulau Morotai, Surga Tersembunyi di Maluku Utara
Tempat Wisata Ngehits 2016... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Pulau Morotai sebuah surga tersembunyi di Maluku Utara, adalah destinasi yang menawarkan keindahan alam yang masih alami, pantai berpasir putih yang membentang luas, serta keanekaragaman biota laut yang luar biasa.

Pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata populer di Indonesia, terutama bagi para petualang dan pecinta alam yang mencari pengalaman baru di tempat yang belum terlalu banyak terjamah wisatawan.

Morotai juga menyimpan banyak sejarah, terutama karena peran strategisnya pada masa Perang Dunia II, di mana pulau Morotai menjadi basis pertahanan Sekutu yang dipimpin oleh Jenderal Douglas MacArthur.

Namun, lebih dari sekadar jejak sejarah, Morotai memikat dengan keindahan lautnya yang sebening kristal, gugusan pulau kecil yang eksotis, serta kehidupan bawah laut yang kaya akan terumbu karang dan spesies laut yang unik.

Wisatawan yang datang ke Morotai bisa menikmati berbagai aktivitas menarik, mulai dari snorkeling, diving, menjelajahi pulau-pulau kecil, hingga berkunjung ke berbagai tempat bersejarah yang ada di pulau ini. Salah satu daya tarik utama dari Pulau Morotai adalah pesona pantainya yang begitu memukau.

Pantai-pantai di sini masih sangat bersih dan alami, dengan pasir putih halus yang berpadu dengan air laut berwarna biru kehijauan yang begitu jernih. Salah satu pantai yang wajib dikunjungi adalah Pantai Dodola, yang sebenarnya terbagi menjadi dua, yaitu Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil.

Kedua pulau ini dihubungkan oleh hamparan pasir putih yang hanya muncul saat air laut sedang surut, menciptakan pemandangan yang begitu spektakuler seolah-olah ada jalan alami yang menghubungkan keduanya.

Pulau Dodola juga menjadi tempat yang sempurna bagi wisatawan yang ingin berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati panorama alam yang menenangkan.

Wisata Andalan

Selain Dodola, ada juga Pantai Tanjung Gorango yang menawarkan suasana lebih sepi dan eksotis, cocok bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan di tepi pantai dengan latar belakang hutan tropis yang rimbun.

Tidak hanya pantai, Morotai juga dikenal sebagai salah satu destinasi diving terbaik di Indonesia. Keindahan bawah lautnya sungguh menakjubkan, dengan terumbu karang yang masih sangat sehat dan menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan tropis yang berwarna-warni.

Salah satu spot diving yang populer adalah Blacktip Point, di mana para penyelam bisa melihat hiu sirip hitam yang berenang di perairan dangkal. Selain itu, ada juga wreck diving di mana penyelam bisa menjelajahi bangkai kapal dan pesawat perang yang tenggelam di dasar laut sejak era Perang Dunia II.

Salah satu yang paling terkenal adalah bangkai pesawat B-24 Liberator yang kini telah menjadi ekosistem bagi biota laut. Keunikan ini menjadikan Morotai sebagai tempat yang sangat menarik bagi para penyelam profesional maupun pemula yang ingin mendapatkan pengalaman diving yang tidak biasa.

Selain keindahan alamnya, Morotai juga menawarkan pengalaman sejarah yang mendalam. Pulau ini memiliki banyak peninggalan sejarah dari Perang Dunia II, mengingat peran strategisnya sebagai basis militer Sekutu dalam menghadapi Jepang. Salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah Museum Perang Dunia II yang terletak di pusat Kota Daruba.

Museum ini menyimpan berbagai koleksi peninggalan perang seperti senjata, amunisi, seragam militer, serta foto-foto dokumentasi masa perang. Selain itu, ada juga beberapa bunker dan landasan pesawat peninggalan pasukan Sekutu yang masih bisa ditemukan di beberapa sudut pulau.

Salah satu yang terkenal adalah Pulau Zum Zum, yang diyakini sebagai tempat di mana Jenderal Douglas MacArthur pernah tinggal dan menyusun strategi militer sebelum melakukan serangan balik ke Filipina. Bagi pecinta sejarah, menjelajahi tempat-tempat ini tentu memberikan wawasan baru tentang bagaimana Morotai memainkan peran penting dalam sejarah dunia.

Mengunjungi Pulau Morotai juga berarti menikmati keramahan penduduk lokal dan budaya yang unik. Masyarakat Morotai sebagian besar berasal dari suku Tobelo dan Galela yang memiliki tradisi dan budaya yang masih kental. Salah satu yang menarik adalah tradisi Fagogoru, sebuah nilai kebersamaan dan gotong royong yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.

Wisatawan juga bisa mencicipi kuliner khas Morotai yang sangat lezat, seperti ikan bakar dengan sambal dabu-dabu khas Maluku, gohu ikan (sejenis sashimi ala Maluku), serta papeda yang disajikan dengan kuah ikan kuning.

Tidak hanya itu, setiap tahun Morotai juga menggelar berbagai festival budaya dan acara pariwisata, seperti Festival Morotai yang menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional, lomba perahu, hingga atraksi tarian perang yang menggambarkan semangat kepahlawanan masyarakat setempat.

Akses menuju Pulau Morotai kini semakin mudah dengan adanya Bandara Pitu yang melayani penerbangan dari beberapa kota besar di Indonesia, seperti Ternate dan Manado. Dari Ternate, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan udara atau menggunakan kapal cepat menuju Morotai.

Infrastruktur di pulau ini juga terus berkembang, dengan adanya berbagai fasilitas akomodasi mulai dari homestay hingga resort yang nyaman bagi wisatawan. Dengan segala keindahan alam, kekayaan sejarah, dan budaya yang unik, Pulau Morotai adalah destinasi yang sempurna bagi mereka yang ingin mengeksplorasi surga tersembunyi di timur Indonesia.

Keindahan dan ketenangan yang ditawarkan Morotai menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib masuk dalam daftar perjalanan para pecinta alam dan sejarah.

Penulis: Belvana Fasya Saad

 
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya