Sapi-Sapi Mati Mendadak di Situbondo, Ada Apa?

Selama sepekan sembilan sapi mati mendadak di Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Situbondo

oleh Liputan6.com diperbarui 04 Feb 2020, 16:30 WIB
Diterbitkan 04 Feb 2020, 16:30 WIB
Sapi
Ilustrasi sapi (iStockPhoto)

Liputan6.com, Surabaya Sembilan ekor sapi mati mendadak di Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Penyebab kematian hewan ternak milik warga itu belum diketahui pasti.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo telah berkoordinasi dengan tim kesehatan hewan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim), tim Rumah Sakit Hewan Surabaya, dan tim laboratorium Malang.

“Hari ini tim dari Surabaya dan Malang akan turun ke Asembagus untuk memeriksa dan mencari penyebab sapi mati mendadak,” ujar Mohamad Hasanudin Riwansa, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, seperti yang dikutip dari Antara, Selasa (4/2/2020).

Ia mengaku tidak bisa menduga-duga penyebab sapi mati mendadak. Untuk memastikannya, perlu uji laboratorium. Hasanudin juga tidak mau berspekulasi soal antraks.

“Kami belum tahu, tunggu tim dari Surabaya,” ucapnya.

Peristiwa sapi mati mendadak di Situbondo sudah berlangsung selama sepekan. Kasus paling akhir terjadi pada Senin, 3 Februari 2020 malam.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya