Liputan6.com, Jakarta Warga Kyrgyzstan memiliki tradisi unik ketika berburu. Tradisi tersebut bernama Salburun Festival. Salburun berasal dari tradisi nomaden berburu dan melindungi penggembala dari predator seperti serigala.Â
Festival berburu tradisional di Asia Tengah ini melibatkan empat disiplin ilmu. Termasuk perburuan dengan menggunakan elang, panahan, panahan sambil berkuda, dan berburu dengan Taigan sejenis anjing pengintai.
Seorang pemburu elang melepaskan burungnya, elang emas, saat festival berburu "Salburun" di desa Tuura-Suu, sekitar 280 km dari Bishkek, Kyrgyzstan, Selasa (23/2/2021). Salburun berasal dari tradisi nomaden berburu dan melindungi penggembala dari predator seperti serigala. (VYACHESLAV OSELEDKO/AFP)... Selengkapnya
Festival ini diselenggarakan di Asia Tengah sejak 1997 silam. Namun setelah festival tahun 2006 di distrik Tong, Kyrgyzstan, reaksi internasional terhadap kekerasan acara tersebut membuat Federasi Salburun memikirkan kembali peraturan dan mengambil tindakan untuk perburuan hewan.
Seorang pemburu elang melepaskan burungnya, elang emas, saat festival berburu "Salburun" di desa Tuura-Suu, sekitar 280 km dari Bishkek, Kyrgyzstan, Selasa (23/2/2021). Salburun berasal dari tradisi nomaden berburu dan melindungi penggembala dari predator seperti serigala. (VYACHESLAV OSELEDKO/AFP)... Selengkapnya
Berburu dengan memanfaatkan hewan buas merupakan tradisi turun temurun masyarakat pedesaan Kyrgyzstan yang hingga kini masih dipertahankan.
Seorang pria Kirgistan menunggang kuda sambil memegang elang emas selama festival berburu "Salburun" di Tuura-Suu, Bishkek, Kyrgyzstan, Selasa (23/2/2021). Salburun berasal dari tradisi nomaden berburu dan melindungi penggembala dari predator seperti serigala. (AP Photo/Vladimir Voronin)... Selengkapnya
Festival Salburun telah menjadi sensasi nasional. Perburuan pribadi pun akhirnya dipublikasikan untuk dilihat oleh semua orang hingga festival ini menjadi hiburan bagi warga Kyrgyzstan.
Seorang pria Kirgistan memegang elang emas selama festival berburu "Salburun" di Tuura-Suu, desa kecil di antara pegunungan di Bishkek, Kyrgyzstan, Selasa (23/2/2021). Salburun berasal dari tradisi nomaden berburu dan melindungi penggembala dari predator seperti serigala. (AP Photo/Vladimir Voronin)... Selengkapnya
Di akhir kontes Salburun, para pemenang dari berbagai disiplin ilmu akan menerima penghargaan seusai disiplin ilmu utama yang dipilih.